Jamin Keamanan Pangan, Pemkot Bandung Terjunkan Ratusan Petugas Pemeriksa Hewan Kurban 2026
- account_circle Doni
- calendar_month 22 jam yang lalu
- visibility 28
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pemeriksaan Hewan Kurban Pemkot Bandung 2026
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANDUNG, inplusnews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bergerak cepat memastikan kelayakan hewan kurban menjelang Iduladha 2026. Penjabat Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, secara resmi melepas 184 petugas pemeriksa kesehatan hewan di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (11/5/2026).
Tim khusus ini memiliki tugas krusial melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari fase antemortem (sebelum penyembelihan) hingga postmortem (setelah penyembelihan), guna memastikan daging kurban yang dikonsumsi masyarakat aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).
Pengawasan Ketat Hingga Hari Tasyrik
Wali Kota Muhammad Farhan menegaskan bahwa pengawasan akan dilakukan secara masif di seluruh titik penjualan dan lokasi penyembelihan di 30 kecamatan se-Kota Bandung.
“Tim ini akan bekerja tanpa jeda mulai hari ini hingga hari terakhir tasyrik. Fokus utama kami adalah memastikan tidak ada hewan sakit yang terdistribusi kepada masyarakat,” ujar Farhan.
Ia menambahkan, standar kesehatan hewan tahun ini sangat ketat. Seluruh hewan yang masuk ke Kota Bandung wajib memiliki sertifikat vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Jika ditemukan hewan yang tidak memenuhi syarat, Pemkot akan langsung memulangkannya ke daerah asal.
Prediksi Kenaikan Jumlah Hewan dan Indikator Ekonomi
Tahun ini, Pemkot Bandung memproyeksikan lonjakan jumlah hewan kurban mencapai 25.000 ekor, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebanyak 18.640 ekor.
Menurut Farhan, peningkatan ini bukan sekadar angka statistik, melainkan indikator positif geliat ekonomi warga. “Data kenaikan jumlah kurban ini juga kami teruskan ke BPS sebagai salah satu tolok ukur pertumbuhan ekonomi sekunder di Kota Bandung,” jelasnya.

Pemkot Bandung mengerahkan tim khusus untuk menjamin kesehatan 25.000 ekor hewan kurban tahun 2026.
Inovasi Teknologi e-Selamat dan Sapi Kepresidenan
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini didukung oleh para ahli dari PDHI Jawa Barat serta akademisi dari Universitas Padjadjaran dan Telkom University.
Sebagai terobosan, setiap hewan yang dinyatakan lolos uji kesehatan akan dipasangi “Kalung Sehat” yang terintegrasi dengan aplikasi e-Selamat.
“Masyarakat bisa memantau langsung kondisi hewan melalui aplikasi tersebut. Cukup pindai, dan identitas serta riwayat kesehatan hewan akan muncul secara transparan,” tutur Gin Gin.
Menariknya, Bandung kembali terpilih menjadi lokasi penyedia sapi bantuan Presiden. Dua ekor sapi jumbo dengan bobot masing-masing 1,25 ton telah dipesan untuk disalurkan bagi masyarakat Kota Kembang pada Iduladha tahun ini.***
- Penulis: Doni
- Editor: Redaksi

Saat ini belum ada komentar