Dankodiklatad Hadiri BUILD 2026 ITB: Inovasi Dirgantara Global
- account_circle Doni
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 50
- comment 0 komentar
- print Cetak

Letjen TNI Mohamad Hasan Menghadiri Peluncuran Boeing BUILD 2026 Di Aula Timur ITB 1
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANDUNG, inplusnews.com – Sinergi antara dunia militer, akademisi, dan industri global semakin diperkuat melalui peluncuran program Boeing University Innovation Leadership Development (BUILD) 2026. Bertempat di Aula Timur Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Senin (04/05/2026), Komandan Kodiklatad, Letjen TNI Dr. Mohamad Hasan, S.H., M.H., hadir langsung untuk memberikan dukungan terhadap inisiatif inovasi dirgantara bagi generasi muda tersebut.
Jembatan Inovasi Menuju Industri Dirgantara
Program BUILD 2026 merupakan buah kolaborasi strategis antara Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi (DKST) ITB dengan Boeing Indonesia. Inisiatif ini dirancang sebagai wadah bagi para mahasiswa, alumni muda, hingga pengusaha startup untuk mengembangkan ide kreatif mereka agar mampu bersaing di level internasional.
Beberapa poin utama dari program ini meliputi:
- Akses Eksklusif: Peserta akan mendapatkan bimbingan langsung dari pakar Boeing.
- Hilirisasi Riset: Mengubah ide teoretis menjadi solusi praktis yang dapat diterapkan di industri penerbangan global.
- Ekosistem Terintegrasi: Menghubungkan bakat lokal dengan jejaring industri dirgantara dunia.
Kehadiran Tokoh Penting
Acara ini tidak hanya menjadi momentum bagi ITB, tetapi juga menarik perhatian para pemangku kebijakan nasional. Tampak hadir dalam seremoni tersebut:
- Prof. Brian Yuliarto (Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi).
- Ibu Indra Duivenvoorde (Managing Director Boeing Indonesia).
- Brigjen TNI Dr. Triadi Murwanto, S.E., M.M. (Danpoltekad Kodiklatad).

Visi Akademis dan Militer
Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, dalam pidatonya menekankan bahwa BUILD merupakan langkah konkret untuk menyelaraskan kurikulum akademik dengan kebutuhan industri global. Hal ini sejalan dengan misi menciptakan inovasi yang berkelanjutan bagi bangsa.
Di sisi lain, kehadiran Letjen TNI Dr. Mohamad Hasan memberikan sinyal kuat mengenai pentingnya penguasaan teknologi bagi pertahanan negara. Kehadiran beliau menegaskan komitmen TNI AD dalam mendukung terciptanya sumber daya manusia (SDM) unggul yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di kancah global.
Catatan: Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan muncul talenta-talenta baru yang mampu membawa Indonesia menjadi pemain utama dalam rantai pasok industri dirgantara dunia.***
- Penulis: Doni
- Editor: Redaksi

Saat ini belum ada komentar