Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosial Budaya » Jelang Ramadan, 79 PPKS Terjaring Operasi Dini Hari! Dinsos Bandung Bergerak Cepat

Jelang Ramadan, 79 PPKS Terjaring Operasi Dini Hari! Dinsos Bandung Bergerak Cepat

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
  • visibility 92
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung, inplusnews.com, – Menjelang bulan suci Ramadan, Dinas Sosial Kota Bandung menggelar operasi penjangkauan gabungan terhadap Penyandang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), Sabtu dini hari, 14 Februari 2026. Hasilnya, sebanyak 79 orang berhasil didata dan ditangani dalam kegiatan tersebut.

Kepala Dinsos Kota Bandung, Yorisa Sativa, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penataan kota sekaligus langkah antisipasi terhadap potensi peningkatan jumlah PPKS selama Ramadan.

Dua Tim Bergerak Sejak Dini Hari

Operasi dibagi menjadi dua regu yang menyisir sejumlah titik rawan di Kota Bandung. Tim pertama mulai bergerak pukul 02.30 WIB dari kawasan Simpang Lima dan berakhir di sekitar Masjid Raya Bandung. Sementara tim kedua memulai penjangkauan dari Jalan Suniaraja dan berkumpul di kawasan Pendopo Kota Bandung.

Pada tahap awal, sekitar 50 orang langsung terjaring dan menjalani asesmen di lokasi. Seluruhnya kemudian dibawa untuk pendataan dan pemeriksaan lanjutan.

Operasi ini melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari Dinsos, Dinas Kesehatan, Disdukcapil, Satpol PP, DP3A, KPAD, DPMKP, DPKP, DLH hingga DSDABM Kota Bandung.

Kepala Dinsos Kota Bandung Yorisa Sativa memberikan keterangan terkait operasi penertiban menjelang Ramadan 2026
Kepala Dinsos Kota Bandung Yorisa Sativa memberikan keterangan terkait operasi penertiban menjelang Ramadan 2026

Mayoritas Gelandangan dan Berasal dari Luar Kota

Berdasarkan rekapitulasi akhir, total 79 PPKS yang terdata terdiri atas 53 gelandangan, 17 pemulung, 4 lansia, 2 penyandang disabilitas mental, serta 3 anak terlantar.

Dari segi usia, terdapat 52 orang dewasa, 24 lansia, 2 anak, dan 1 balita. Sementara berdasarkan jenis kelamin, 68 laki-laki dan 11 perempuan.

Sekitar 75 persen dari mereka diketahui berasal dari luar Kota Bandung. Hingga pagi hari, 77 orang telah difasilitasi untuk kembali ke daerah asalnya melalui koordinasi lintas instansi.

Lanjut Rehabilitasi dan Pemberdayaan

Sebagai tindak lanjut, Disdukcapil melakukan pemeriksaan biometrik bagi PPKS yang belum memiliki identitas resmi. Untuk warga luar kota, pemulangan dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat dan dukungan transportasi dari Dinas Perhubungan Kota Bandung.

Sementara itu, warga Kota Bandung yang terjaring akan mendapatkan layanan rehabilitasi sosial dan program pemberdayaan, baik melalui sistem dalam panti maupun luar panti.

Yorisa memastikan kegiatan penjangkauan ini akan terus dilakukan secara rutin, khususnya menjelang momen-momen besar seperti Ramadan, guna menjaga ketertiban dan memastikan penanganan sosial berjalan lebih optimal di Kota Bandung.***

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less