KAB. BANDUNG, inplusnews.com – Harapan warga Desa Sukarame dan Desa Cikitu untuk memiliki akses penyeberangan yang layak akhirnya terwujud. Komandan Kodim (Dandim) 0624/Kabupaten Bandung, Letkol Kav. Samto Betah, S.Hub.Int., bersama Bupati Bandung, Dadang Supriatna, meresmikan langsung Jembatan Gantung Perintis Garuda Tahap II pada Rabu (6/5/2026) siang.
Jembatan yang membentang di atas Sungai Citarum ini menghubungkan Kampung Rumbia RT 05 RW 08, Desa Sukarame, dengan Kampung Cibutak RT 01 RW 03, Desa Cikitu, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung. Infrastruktur ini memiliki panjang 50 meter dan lebar 1,2 meter, berdiri kokoh di atas sungai dengan lebar 25 meter.
Wujudkan Instruksi Presiden: Tak Ada Lagi Siswa Basah Kuyup
Dalam sambutannya, Letkol Kav. Samto Betah menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan pengejawantahan dari instruksi Presiden RI agar tidak ada lagi anak sekolah atau warga yang harus bertaruh nyawa dan basah-basahan menyeberangi sungai.
“Bapak Presiden tidak menginginkan lagi ada masyarakat atau anak sekolah yang berangkat dalam kondisi basah karena harus menyeberangi sungai. Hari ini, alhamdulillah program tersebut terlaksana dan diresmikan oleh Bapak Bupati,” ujar Dandim di lokasi peresmian.
Jembatan ini dibangun dalam waktu sekitar 3,5 bulan dengan metode padat karya, melibatkan sinergi antara personel TNI dan gotong royong masyarakat setempat. Sebelumnya, warga hanya mengandalkan jembatan bambu yang sangat berisiko hanyut saat banjir atau menyebabkan warga terpeleset.
“Pesan saya, jaga jembatan ini dengan baik. Ini bukan hanya milik pemerintah, tapi milik masyarakat. Harus dirawat agar manfaatnya panjang,” tambah Letkol Kav. Samto Betah.

Dorong Percepatan Ekonomi dan Bantuan Spontanitas Bupati
Senada dengan Dandim, Bupati Bandung Dadang Supriatna atau yang akrab disapa Kang DS, menyatakan bahwa jembatan ini akan menjadi motor penggerak ekonomi bagi warga di dua desa tersebut.
“Keberadaan jembatan ini sangat berdampak pada pertumbuhan dan percepatan ekonomi masyarakat di Kecamatan Pacet, khususnya Desa Cikitu dan Desa Sukarame,” kata Kang DS.
Sebagai bentuk apresiasi atas semangat gotong royong warga, Bupati Bandung memberikan bantuan pribadi secara spontan senilai masing-masing Rp10 juta untuk Desa Cikitu dan Desa Sukarame guna perbaikan jalan setapak menuju jembatan. Tak hanya itu, Kang DS juga memberikan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
“Tadi saya melihat ada beberapa rumah yang tidak layak huni, maka kita bantu di dua desa ini, masing-masing 3 unit rumah. Kami akan terus dorong program ini, termasuk berkoordinasi dengan perwakilan di DPR RI karena masih ada sekitar 45.000 unit rumah lagi yang perlu kita bantu di Kabupaten Bandung,” jelas Bupati.
Peresmian ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Pacet, tokoh masyarakat, serta warga yang antusias menyambut selesainya pembangunan jembatan yang kini dapat dilalui oleh pejalan kaki dan kendaraan roda dua tersebut.***

Komentar