PNM Luncurkan Orange Bond Rp16 Triliun, Dukung Pemberdayaan 13 Juta Perempuan Prasejahtera
- account_circle Byl
- calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
- visibility 274
- comment 0 komentar
- print Cetak

PNM Perkuat Ekonomi Perempuan Lewat Orange Bond Rp16 Triliun
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, inplusnews.com, “PNM Luncurkan Orange Bond Rp16 Triliun, Dukung Pemberdayaan 13 Juta Perempuan Prasejahtera” – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali mencatat sejarah dengan menerbitkan Orange Bond senilai Rp16 triliun, yang menjadi obligasi syariah (sukuk) berorientasi gender pertama di dunia. Langkah ini memperkuat komitmen PNM dalam memperluas akses pembiayaan bagi perempuan prasejahtera di seluruh pelosok Indonesia melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).
Hingga Agustus 2025, program Mekaar telah menjangkau lebih dari 13 juta nasabah perempuan, menjadikan PNM sebagai lembaga pembiayaan perempuan terbesar di dunia, bahkan melampaui kiprah Grameen Bank asal Bangladesh yang selama ini dikenal sebagai pionir microfinance global.
Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menegaskan bahwa penerbitan Orange Bond merupakan inovasi untuk menjembatani modal global dengan ekonomi akar rumput.
“Saya sering menyebutnya sebagai upaya mempertemukan Wall Street dengan Backstreet—bagaimana investasi dunia bisa langsung mengalir kepada perempuan miskin di desa-desa,” ujar Arief, Sabtu (27/9/2025).
Investor Antusias, Oversubscribed dalam 8 Hari
Obligasi sosial ini mendapat respon luar biasa dari investor, terbukti dari masa penawaran (book building) selama delapan hari yang mencatat oversubscribe dengan tingkat serapan 100 persen.
PNM menawarkan tiga tenor dengan tingkat kupon kompetitif:
-
1 tahun : 6,25%
-
3 tahun : 6,65%
-
5 tahun : 6,85%
Menurut Arief, tingginya permintaan pada tenor jangka panjang mencerminkan kepercayaan pasar terhadap stabilitas bisnis dan dampak sosial PNM.
Penyaluran Pembiayaan Tembus Rp43,3 Triliun
Program Mekaar menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat. Jika pada tahun 2017 pembiayaan baru mencapai Rp4,2 triliun, maka pada 2024 melonjak menjadi Rp68,2 triliun. Hingga Agustus 2025, total pembiayaan yang telah disalurkan mencapai Rp43,3 triliun, dengan CAGR 49,2%.
Selain akses permodalan, nasabah Mekaar juga mendapatkan pendampingan usaha, pelatihan keterampilan, dan Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM) yang menjadi wadah untuk mengasah jiwa kewirausahaan serta memperkuat solidaritas antaranggota.

13 Juta Perempuan Prasejahtera Terbantu Program Mekaar PNM Dan Orange Bond
Dorong Inklusi dan Kesetaraan Gender; Dukung Pemberdayaan 13 Juta Perempuan Prasejahtera
PNM memastikan bahwa penerbitan Orange Bond telah sesuai dengan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah melalui proses verifikasi independen untuk menjamin kesesuaian terhadap prinsip kesetaraan gender dan dampak sosial.
Langkah ini sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama dalam aspek pengentasan kemiskinan, pemberdayaan perempuan, serta inklusi keuangan.
PNM juga terus memperkuat transformasi digital melalui aplikasi SenyuM Mobile serta mengintegrasikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk memperluas dampak sosial ekonomi.
Raih Pengakuan Nasional dan Internasional
Prestasi PNM tak hanya mendapat perhatian di dalam negeri, tetapi juga di level global. Pada Maret 2025, PNM diundang untuk berbagi pengalaman dalam forum Commission on the Status of Women (CSW) ke-68 di markas besar PBB, New York.
Sementara itu, di tingkat nasional, PNM berhasil meraih penghargaan “Best Ultra Micro Finance for Empowering Women in Business” dari CNBC Indonesia, sebagai apresiasi atas perannya dalam meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan.
PNM Tahap Kedua Orange Bond Disiapkan
Melihat tingginya minat investor, PNM berencana untuk meluncurkan Orange Bond tahap kedua senilai Rp1,02 triliun pada akhir 2025.
“PNM tidak hanya berfokus pada pembiayaan mikro, tetapi juga menjadi agen perubahan sosial yang membangun komunitas mandiri dan berdaya,” tutur Arief.
Dengan visi memperkuat ekosistem ekonomi perempuan, PNM menegaskan komitmennya untuk terus mendorong keuangan yang berkeadilan, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia.***“PNM Luncurkan Orange Bond Rp16 Triliun, Dukung Pemberdayaan 13 Juta Perempuan Prasejahtera”
- Penulis: Byl
- Editor: Redaksi


