Google Angkat Isu Masa Depan Jurnalisme di Tengah Dominasi AI Lewat GNI Update
- account_circle Admin
- calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
- visibility 56
- comment 0 komentar
- print Cetak

Forum Google News Initiative Update di Hotel Aston Serang membahas masa depan jurnalisme Indonesia di tengah dominasi kecerdasan buatan dan konten digital.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
inplusnews.com, Serang – Perubahan lanskap informasi digital yang kian didominasi kecerdasan buatan (AI) menjadi sorotan utama dalam forum Google News Initiative (GNI) Update yang digelar di Hotel Aston Serang, Banten, Sabtu (8/2/2026).
Forum ini menghadirkan perwakilan pemerintah, Dewan Pers, serta pelaku industri media untuk membahas arah dan tantangan jurnalisme Indonesia di tengah derasnya arus informasi instan dan konten berbasis algoritma.
Jurnalisme Dinilai Kian Penting di Tengah Banjir Konten Sintetis
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Nezar Patria menilai perkembangan teknologi digital memang mempermudah akses informasi, namun sekaligus memunculkan persoalan serius terkait keaslian dan kepercayaan publik.
Menurutnya, konten berbasis AI kini semakin sulit dibedakan dari informasi faktual, sehingga masyarakat membutuhkan jurnalisme yang berpegang pada prinsip verifikasi.
Ia menegaskan bahwa pemeriksaan fakta yang mendalam dan bertanggung jawab masih memerlukan peran manusia, meskipun teknologi kecerdasan buatan terus berkembang.
Dewan Pers Soroti Perlindungan Hak Penerbit Media
Ketua Dewan Pers RI Prof. Komaruddin Hidayat menyoroti tantangan lain dalam ekosistem media digital, khususnya terkait pemanfaatan karya jurnalistik oleh berbagai platform tanpa mekanisme penghargaan yang seimbang.
Ia menilai isu hak penerbit (publisher right) perlu menjadi agenda bersama agar jurnalis tetap terdorong menghasilkan karya investigatif dan eksklusif yang berkualitas.
Menurutnya, kolaborasi yang sehat antara perusahaan teknologi dan industri pers penting untuk menjaga keberlanjutan jurnalisme nasional.
Google Tegaskan Komitmen Dukung Transformasi Media Lokal
Dari sisi Google, Head of News Partnerships Southeast Asia Adeel Farhan menyampaikan komitmen jangka panjang Google dalam mendukung transformasi media di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang dirancang sesuai kebutuhan lokal, mulai dari inovasi produk hingga penguatan kapasitas redaksi.
Paparan tersebut dilanjutkan oleh News Partner Manager Southeast Asia Yos Kusuma, yang menjelaskan berbagai kemitraan strategis GNI dengan media nasional.

Diskusi Panel Bahas Inovasi dan Keberlanjutan Media
Forum GNI Update juga menghadirkan sesi diskusi panel yang melibatkan alumni Project Sigma Indonesia dan Revenue Growth Lab Indonesia. Para panelis berbagi pengalaman dalam menjangkau audiens muda serta mengembangkan strategi pendapatan berbasis data.
Project Sigma Indonesia merupakan program intensif 10 minggu yang berfokus pada inovasi format konten dan pemanfaatan data, sementara Revenue Growth Lab Indonesia dirancang untuk memperkuat keberlanjutan bisnis media digital.
Kolaborasi Jadi Kunci Ekosistem Informasi Sehat
Melalui GNI Update, Google berharap dapat mempererat sinergi antara perusahaan teknologi, regulator, dan insan pers. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai penting untuk menciptakan ekosistem informasi digital yang sehat, kredibel, dan berdaya saing di Indonesia.***
- Penulis: Admin
- Editor: Redaksi


