Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » SMK Pasundan 2 Bandung Kian Mendunia: 30 Siswa Magang ke Jepang, Siap Perluas ke Jerman dan Korea

SMK Pasundan 2 Bandung Kian Mendunia: 30 Siswa Magang ke Jepang, Siap Perluas ke Jerman dan Korea

  • account_circle Doni
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • visibility 607
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, inplusnews.com, “SMK Pasundan 2 Bandung Kian Mendunia: 30 Siswa Magang ke Jepang, Siap Perluas ke Jerman dan Korea — Di tengah arus transformasi pendidikan nasional, SMK Pasundan 2 Kota Bandung muncul sebagai salah satu pionir sekolah kejuruan yang berani melangkah ke ranah global. Melalui program magang internasional yang telah berjalan tiga tahun terakhir, sekolah ini sukses memberangkatkan 30 siswa untuk magang langsung di perusahaan-perusahaan Jepang.

Program ini bukan sekadar agenda kerja sama luar negeri, tetapi strategi visioner untuk membentuk siswa berdaya saing global sekaligus berkarakter lokal. Kepala SMK Pasundan 2 Kota Bandung, Umar Khatob, S.Pd., M.Si., menyebut program magang ke Jepang sebagai “pilar utama pengembangan siswa” yang terintegrasi dalam Kurikulum Merdeka.

“Setiap tahun kami mengirim sekitar 10 siswa ke Jepang. Hingga 2025 ini, total sudah 30 siswa yang berangkat dan belajar langsung di perusahaan di Negeri Sakura,” ujar Umar.
“Ini bukan sekadar magang, tapi pembelajaran kehidupan — siswa kami belajar budaya kerja disiplin, inovasi, dan etika profesional.”

Kepala Smk Pasundan 2 Kota Bandung Umar Khatob Spd M Si
Kepala SMK Pasundan 2 Kota Bandung, Umar Khatob, S.Pd., M.Si.

Kolaborasi Internasional, Bukan Sekadar Seremonial

Program magang luar negeri ini lahir dari kolaborasi strategis antara SMK Pasundan 2 dengan mitra industri di Jepang. Kerja sama itu meliputi pelatihan teknis, penerapan ilmu kejuruan, dan pembentukan karakter adaptif, di mana siswa dituntut untuk mampu bekerja dalam lingkungan multikultural yang menuntut disiplin tinggi.

“Kami tidak ingin siswa hanya pintar teori. Mereka harus mampu beradaptasi, bekerja sama lintas budaya, dan menjadi warga dunia yang tetap berpegang pada nilai-nilai Islam dan budaya Sunda,” jelas Umar.

Selain Jepang, sebagian kecil siswa juga telah dikirim ke Australia dan Jerman, memperluas jejaring internasional sekolah. Tahun depan, program ini menargetkan perluasan ke Korea Selatan, sekaligus memperkuat skema uji kompetensi tahunan internasional guna menjaga standar mutu lulusan.

Dari Kelas ke Dunia: Implementasi Nyata Kurikulum Merdeka

Keberhasilan ini tak lepas dari implementasi Kurikulum Merdeka yang diterapkan secara mendalam dan berorientasi kolaborasi. Umar menegaskan bahwa pendekatan yang diterapkan bukan lagi hierarkis, melainkan partisipatif dan setara antara guru, siswa, serta mitra industri.

“Zaman sekarang bukan lagi era atasan-bawahan, tapi era kolaborasi. Kami tidak hanya mengajar, tapi mengayomi siswa dan membuka akses kemitraan nyata dengan dunia kerja global,” katanya.

Visi tersebut ia wujudkan melalui konsep ‘Pembelajaran Mendalam’ yang menekankan pada pengalaman langsung, pemaknaan nilai spiritual, dan penguatan karakter.

Siswa Smk Pasundan 2 Bandung Mengikuti Program Magang Ke Jepang Sebagai Bagian Dari Kurikulum Internasional Yang Menyiapkan Lulusan Berdaya Saing Global
Siswa Smk Pasundan 2 Bandung Mengikuti Program Magang Ke Jepang Sebagai Bagian Dari Kurikulum Internasional Yang Menyiapkan Lulusan Berdaya Saing Global

Integrasi Nilai Islam dan Budaya Sunda

Sebagai bagian dari Yayasan Pasundan, SMK Pasundan 2 mengusung visi unik: “Pengkuh agama Islam, ilmu dunia akhirat, luas budaya Sunda.”
Artinya, setiap siswa diarahkan agar mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal Sunda dalam pengalaman global mereka.

“Kami ingin mencetak lulusan yang bukan hanya unggul secara profesional, tetapi juga berakhlak mulia, membawa identitas budaya bangsa ke panggung dunia,” tutur Umar.

Menjadi Inspirasi Nasional

Langkah SMK Pasundan 2 menjadi cerminan nyata dari arah baru pendidikan vokasi Indonesia — di mana siswa tidak hanya disiapkan untuk bekerja, tetapi juga untuk beradaptasi, berinovasi, dan berkontribusi secara global.
Dengan keberhasilan magang internasional dan transformasi pembelajaran digital, sekolah ini membuktikan bahwa pendidikan vokasi bisa menjadi jembatan menuju masa depan gemilang.

“Kami tidak ingin hanya dikenal sebagai sekolah kejuruan, tapi sebagai wadah pembentukan generasi unggul yang siap membawa nama Indonesia di dunia internasional,” tutup Umar penuh optimisme.***“SMK Pasundan 2 Bandung Kian Mendunia: 30 Siswa Magang ke Jepang, Siap Perluas ke Jerman dan Korea

  • Penulis: Doni
  • Editor: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less