Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » SD Plus 3 Al-Muhajirin Gaungkan Program Student Exchange Plus Umroh: Belajar Global, Ibadah Spiritual

SD Plus 3 Al-Muhajirin Gaungkan Program Student Exchange Plus Umroh: Belajar Global, Ibadah Spiritual

  • account_circle Doni
  • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
  • visibility 424
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PURWAKARTA, inplusnews.com, “SD Plus 3 Al-Muhajirin Gaungkan Program Student Exchange Plus Umroh: Belajar Global, Ibadah Spiritual” — SD Plus 3 Al-Muhajirin kembali menghadirkan program unggulan yang mengintegrasikan pendidikan global dengan pengalaman spiritual, yaitu Student Exchange Plus Umroh. Program yang memasuki tahun keduanya ini menjadi salah satu kebanggaan sekolah di bawah naungan Yayasan Al-Muhajirin karena mampu menggabungkan pembelajaran lintas negara dengan pembentukan karakter religius di Tanah Suci.

Kepala SD Plus 3 Al-Muhajirin, Wahyudin, S.Pd.I., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan siswa sekaligus memperdalam makna ibadah.

“Tahun ini merupakan tahun kedua kami menyelenggarakan Student Exchange Plus Umroh. Tahun lalu kami berkunjung ke Sekolah Indonesia Mekah, dilanjutkan dengan ibadah umroh serta ziarah ke makam Rasulullah di Madinah. Tahun ini, destinasi student exchange kami ke sekolah-sekolah di Malaysia,” ujar Wahyudin saat ditemui di Purwakarta, Sabtu, 11 Oktober 2025.

Menurutnya, program ini sejalan dengan motto Yayasan Al-Muhajirin yang berpikir dinamis dan berakhlak salaf dengan aqidah Ahlussunnah wal Jamaah.

“Kami tidak boleh puas dengan pencapaian yang sudah ada. Harus mencari hal baru yang bisa memperkaya pengalaman belajar siswa. Karena itu, kunjungan ke Malaysia kami arahkan ke sekolah-sekolah bonafide yang dipercaya masyarakat luas,” tambahnya.

Kepala Sd Plus 3 Al Muhajirin Wahyudin

Kepala SD Plus 3 Al-Muhajirin, Wahyudin, S.Pd.I., M.Pd. setelah membuka kegiatan pembukaan pembekalan peserta student exchange.

SD Plus 3 Al-Muhajirin Gaungkan Program Student Exchange Plus Umroh

Setelah kegiatan di Malaysia, para siswa juga akan melanjutkan perjalanan ke Madinah untuk berziarah ke makam Rasulullah SAW dan kemudian melaksanakan ibadah umroh di Mekkah Al-Mukarramah.

“Kami ingin anak-anak belajar tentang haji dan umroh bukan hanya di dalam kelas, tapi langsung di Masjidil Haram. Mereka belajar makna ibadah secara nyata, bukan sekadar cerita,” ungkapnya.

Tahun ini, animo peserta meningkat signifikan.

“Kalau tahun lalu peserta yang berangkat sebanyak 22 orang, tahun ini meningkat menjadi 35 orang, termasuk siswa dan orang tua. Program ini kami jalankan bekerja sama dengan Duta Mahkota Indonesia, travel resmi milik Al-Muhajirin,” jelas Wahyudin.
Rombongan tahap kedua dijadwalkan berangkat pada 27 Oktober dan kembali pada 5 November 2025.

Pendampingan Ibadah: Latihan Fisik, Mental, dan Ilmu

Pembimbing haji SD Plus 3 Al-Muhajirin, Ustadz Ikin Sodiqin, M.Hum, menegaskan pentingnya pembekalan yang matang sebelum keberangkatan.

“Umroh adalah ibadah sakral yang menuntut kesiapan total. Kami menekankan tiga aspek utama: pesak, fisik, dan pasek,” ujarnya.

Pembimbing Haji Sd Plus 3 Al Muhajirin Ustadz Ikin Sodiqin Mhum

Pembimbing Haji Program Student Exchange SD Plus 3 Al-Muhajirin, Ustadz Ikin Sodiqin, M.Hum.

Ia menjelaskan, pesak berkaitan dengan kesiapan materi dan finansial yang halal dan bersih. Fisik berarti menjaga kesehatan dan membiasakan diri berjalan kaki, karena di Tanah Suci banyak aktivitas dilakukan dengan berjalan.
Sementara pasek berarti ilmu.

“Setiap amal tanpa ilmu akan tertolak. Karena itu, calon jamaah, termasuk anak-anak, harus memahami manasik dengan baik agar ibadahnya diterima Allah SWT,” tegasnya.

Ustadz Ikin juga menyampaikan bahwa membawa peserta usia anak-anak adalah tantangan tersendiri.

“Mereka masih dalam tahap belajar, jadi bimbingannya harus dengan pendekatan anak-anak. Guru pendamping harus sabar, penuh perhatian, dan mampu menjaga keamanan serta kenyamanan mereka selama di Tanah Suci,” tambahnya.

Empat siswa peserta Student Exchange Plus Umroh tahun ini, yaitu Saifani Hasna Labibah, Nino Febrian Ammar Rifai, Reyvino Alfarizki Ramadhan, dan Ibnu Satya Raharja,

Empat siswa SD Plus 3 Al-Muhajirin, peserta Student Exchange Plus Umroh tahun ini, yaitu Saifani Hasna Labibah, Nino Febrian Ammar Rifai, Reyvino Alfarizki Ramadhan, dan Ibnu Satya Raharja,

Suara Siswa: Antusias Belajar dan Beribadah di Tanah Suci

Empat siswa peserta Student Exchange Plus Umroh tahun ini, yaitu Saifani Hasna Labibah, Nino Febrian Ammar Rifai, Reyvino Alfarizki Ramadhan, dan Ibnu Satya Raharja, mengungkapkan antusiasme mereka.

“Pengen ketemu orang-orang muslim di sana, pengen mencium Hajar Aswad, ingin melihat Ka’bah, dan bertemu Rasulullah,” ujar mereka kompak.

Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa SD Plus 3 Al-Muhajirin. Mereka tidak hanya belajar akademik dan budaya luar negeri, tetapi juga menanamkan nilai-nilai spiritual, kemandirian, serta cinta tanah suci sejak dini.

Menyiapkan Generasi Unggul, Berwawasan Global dan Religius

Program Student Exchange Plus Umroh di SD Plus 3 Al-Muhajirin membuktikan bahwa pendidikan dasar tidak hanya sebatas pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga pengalaman hidup yang membentuk karakter dan kecerdasan spiritual siswa.
Dengan semangat dinamis, inovatif, dan religius, sekolah ini terus berupaya mencetak generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan berwawasan internasional.

“Mudah-mudahan tahun depan lebih banyak lagi yang ikut. Karena program ini tidak hanya memberi ilmu, tapi juga pahala,” tutup Wahyudin.***“SD Plus 3 Al-Muhajirin Gaungkan Program Student Exchange Plus Umroh: Belajar Global, Ibadah Spiritual”

  • Penulis: Doni
  • Editor: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less