Ali Syakieb Dorong Budaya Jadi Kekuatan Ekonomi Desa
- account_circle Admin
- calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
- visibility 128
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KAB. BANDUNG, inplusnews.com – Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menghadiri Expo Gebyar Wisata Budaya Andes 2025 yang digelar meriah di Lapangan Andes, Desa Cilame, Kecamatan Kutawaringin, pada Selasa (5/8/2025) sore.
Acara ini turut dihadiri oleh anggota DPR RI Komisi XI Ahmad Najib Qodratullah, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung Irvan Ahmad, Camat Kutawaringin, Kepala Desa Cilame Alo Sobirin, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ali Syakieb memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan yang dianggapnya bukan sekadar hiburan, tetapi juga sebagai sarana penting dalam pelestarian budaya lokal.
“Saya kaget sekaligus bangga melihat penyelenggaraan acara ini. Serasa bukan kegiatan desa karena begitu meriah dan penuh partisipasi. Ini bukti nyata bahwa masyarakat Desa Cilame punya semangat luar biasa untuk melestarikan budaya,” ungkap Ali.

Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga dan mempromosikan budaya lokal, khususnya budaya Sunda yang dikenal luas hingga mancanegara.
Ali juga menyoroti bahwa budaya dan pariwisata adalah sektor penting yang mampu membangkitkan ekonomi desa jika dikelola dengan kreatif dan modern. Ia mengajak para pemuda untuk ikut serta dalam pelestarian budaya melalui cara-cara kekinian, termasuk memanfaatkan platform digital dan media sosial.
“Budaya kita sangat kaya. Jangan sampai justru turis asing yang lebih tertarik, sementara kita sendiri acuh tak acuh. Sekarang saatnya anak muda menjadi pelaku perubahan,” tegasnya.
Ali juga sempat berbagi kisah tentang kecintaannya pada seni dan budaya, serta komitmennya terhadap pesan Bupati Bandung agar sektor budaya dan pariwisata terus dikembangkan.
“Bupati pernah bilang, kalau kita menang, budaya dan pariwisata harus kita majukan. Dan itu saya pegang teguh sampai sekarang,” tambahnya.

Menurut Ali, kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan anak muda sangat penting dalam memajukan potensi desa. Ia pun mendorong agar kegiatan seperti ini bisa diadakan rutin dan meluas ke desa-desa lain.
Menutup sambutannya, ia menyampaikan harapan agar budaya tidak hanya dijadikan tontonan, tapi juga menjadi bagian dari industri kreatif yang dapat mengangkat ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat identitas daerah.
“Kita perlu lebih banyak pentas seni, lebih banyak ruang untuk kreativitas anak muda. Budaya harus bisa menjadi sumber penghasilan, bukan hanya pelengkap acara,” pungkasnya dengan penuh semangat.
- Penulis: Admin
- Editor: Redaksi

