Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Selidiki Proyek Galian di Viaduct Usai Laporan Kecelakaan
- account_circle Admin
- calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
- visibility 83
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memberikan keterangan pers kepada awak media di Balai Kota Bandung terkait proyek galian Viaduct.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANDUNG, inplusnews.com – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memberikan respons cepat terkait laporan adanya warga yang menjadi korban luka akibat dugaan proyek galian di kawasan Viaduct, Kota Bandung. Insiden ini memicu perhatian serius dari pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk segera melakukan penertiban.
Meskipun informasi detail mengenai kronologi insiden belum sepenuhnya masuk ke mejanya, Farhan menegaskan komitmennya untuk segera turun ke lapangan guna memverifikasi kondisi di lokasi kejadian.
Identifikasi Penanggung Jawab Proyek
Dalam keterangannya di Balai Kota Bandung pada Jumat (27/3/2026), Farhan menyatakan akan menelusuri secara mendalam siapa pihak yang bertanggung jawab atas pengerjaan galian tersebut. Langkah ini penting untuk memastikan regulasi keselamatan kerja telah dijalankan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
“Nanti saya cek dulu galian itu milik siapa. Apakah itu pekerjaan dari PT BII, pihak Apjatel, atau instansi lainnya,” tegas Farhan saat ditemui di Balai Kota.
Sebagai media yang aktif mengawal isu pembangunan daerah, Inplus News terus memantau perkembangan infrastruktur yang berdampak langsung pada keselamatan publik di wilayah Jawa Barat.
Peninjauan Langsung Melalui Patroli Rutin
Farhan menambahkan bahwa dirinya akan memanfaatkan agenda patroli motor rutin yang biasa ia lakukan untuk meninjau titik galian di kawasan Viaduct. Kedekatan lokasi dengan rute yang sering dilalui memudahkan Wali Kota untuk melihat langsung potensi bahaya yang ada.
“Entar saya cek, saya belum lihat secara detail. Nanti segera saya atasi ya,” tambahnya menutup pembicaraan.
Penyelidikan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai status izin dan standar pengamanan proyek di area publik. Berdasarkan data dari Open Data Jabar, pengawasan terhadap utilitas bawah tanah memang menjadi fokus utama pemerintah provinsi guna meminimalisir gangguan fasilitas umum.***
- Penulis: Admin
- Editor: Redaksi
- Sumber: Diskominfo Kota Bandung

