Dankodiklatad Pantau AFCC Cianjur: Optimalkan Rantai Pasok Pangan Dukung Program MBG
- account_circle Doni
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dankodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan Berdiskusi Mengenai Pilot Project AFCC Di Cianjur Untuk Ketahanan Pangan Nasional
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
CIANJUR, inplusnews.com – Komandan Kodiklatad, Letjen TNI Dr. Mohamad Hasan, S.H., M.H., melakukan peninjauan langsung ke lokasi Pilot Project pengembangan ekosistem rantai pasok pangan berbasis Agro Food Collection Center (AFCC) di Cipanas, Cianjur, Senin (11/5/2026). Proyek percontohan ini diintegrasikan dengan sistem Cold Chain Ecosystem untuk menjamin keamanan distribusi pangan, terutama dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bertempat di D’Colonel Resto, kunjungan kerja ini menjadi momentum koordinasi strategis antara Satgas Protein KADIN Indonesia, Kementerian Koperasi RI, serta unsur Pemerintah Daerah. Pertemuan tersebut berfokus pada penguatan kolaborasi lintas sektor untuk menjadikan Kabupaten Cianjur sebagai wilayah rujukan dalam ketahanan pangan nasional.
Dankodiklatad: Implementasi AFCC dan Cold Chain Ecosystem dalam Program MBG
Letjen TNI Mohamad Hasan menegaskan bahwa stabilitas pangan merupakan bagian integral dari ketahanan nasional. Beliau menekankan perlunya langkah konkret di lapangan untuk memastikan rantai pasok berjalan aman dan berkelanjutan.
“Sinergi antara TNI-Polri, pemerintah pusat, daerah, serta dunia usaha adalah kunci utama membangun ekosistem pangan yang tangguh dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga,” tegas Dankodiklatad.

Dankodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan Berfoto Bersama Bupati Cianjur Dan Jajaran Satgas Protein KADIN Indonesia Usai Peninjauan Pilot Project AFCC Di Cipanas.
AFCC Cianjur: Sinergi Lintas Sektor untuk Ketahanan Pangan Nasional di Cianjur
Senada dengan hal tersebut, Bupati Cianjur menyatakan komitmen penuh jajarannya untuk mendukung implementasi AFCC. Pemerintah Kabupaten Cianjur memastikan kesiapan perangkat daerah dan sinergi bersama Forkopimda agar program ini berjalan efektif di wilayah tersebut.
Di sisi lain, Ketua Satgas Protein KADIN Indonesia memaparkan rencana penguatan ekosistem protein berbasis koperasi. Pendekatan ini mencakup standarisasi produksi, tata kelola yang transparan, hingga efisiensi rantai pasok dari hulu ke hilir.
Kehadiran Dankodiklatad dalam agenda ini diharapkan mampu mempercepat akselerasi kedaulatan pangan nasional melalui sistem distribusi yang lebih modern, aman, dan terintegrasi di wilayah Cianjur.***
- Penulis: Doni
- Editor: Redaksi

Saat ini belum ada komentar