Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advetorial » Menhan RI Tinjau Penyaluran Beras SPHP: Dorong Swasembada Pangan

Menhan RI Tinjau Penyaluran Beras SPHP: Dorong Swasembada Pangan

  • account_circle Doni
  • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
  • visibility 265
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung, InplusNews.com – Sinergi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Perum Bulog diintensifkan guna mengakselerasi tercapainya kemandirian pangan nasional. Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, mendampingi Menteri Pertahanan RI, Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoedin, serta Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah melalui program Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).
Acara tersebut digelar di lapangan MAKODAM (Markas Komando Daerah Militer) III/Siliwangi, Kota Bandung, Kamis, 24 Juli 2025.

Dukungan Nasional Melalui Virtual Meeting

Kegiatan ini diikuti secara virtual oleh jajaran TNI AD di seluruh Indonesia, menandai komitmen bersama dalam menjaga ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok, terutama beras.

Bulog dan TNI: Sejarah dan Peran Strategis

Dalam kegiatan tersebut, Menhan, Panglima TNI, dan rombongan memantau langsung proses distribusi beras SPHP kepada masyarakat. Menhan RI menyampaikan bahwa Bulog memiliki akar sejarah kuat dengan TNI AD, yang dibentuk sebagai respons atas krisis pangan nasional masa lalu.

“Pendirian Bulog adalah inisiatif TNI AD pada era Presiden Soeharto dengan tujuan awal mengatasi krisis pangan. Saat ini, Bulog memiliki peran yang semakin krusial dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” ujar Sjafrie.

Menhan006

18 Juta Keluarga Jadi Sasaran Bantuan Pangan

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, menambahkan bahwa bantuan pangan yang didistribusikan merupakan gabungan alokasi untuk bulan Juni dan Juli. Bantuan ini akan disalurkan kepada lebih dari 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi

“Pemberian bantuan pangan dua bulan sekaligus ini adalah bagian dari stimulus ekonomi nasional,” terang Arief.

Operasi Pasar Bulog Tekan Harga Beras

Untuk menstabilkan harga dan pasokan pangan, Perusahaan Umum Bulog telah menyalurkan sekitar 3.460 ton beras SPHP di wilayah Jawa Barat. Hal ini dikonfirmasi oleh Direktur Utamanya, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani. Ia juga menegaskan bahwa operasi pasar dilakukan secara masif guna menekan harga beras di pasaran.

Direktur Utama Bulog, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani

“Harga pasar bisa menyentuh Rp15 ribu per kilogram, sementara beras SPHP kami jual di kisaran Rp12.500. Ini membantu masyarakat sekaligus menjaga kestabilan harga,” jelas Rizal.

Kolaborasi TNI dan Bulog Perkuat Stabilitas Ekonomi

Momentum ini memperkuat sinergi antara TNI, Bulog, dan pemerintah dalam memastikan distribusi pangan yang merata, terjangkau, dan mendukung kestabilan ekonomi nasional secara berkelanjutan.

  • Penulis: Doni
  • Editor: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less