Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosial Budaya » 35 Tahun Kahuripan 69: Haji AW “Bapak TikToker” Khitan 10.800 Anak & Bagikan Ribuan Sembako

35 Tahun Kahuripan 69: Haji AW “Bapak TikToker” Khitan 10.800 Anak & Bagikan Ribuan Sembako

  • account_circle Doni
  • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
  • visibility 625
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, inplusnews.com, “35 Tahun Kahuripan 69: Haji AW “Bapak TikToker” Khitan 10.800 Anak & Bagikan Ribuan Sembako” – Perayaan Milangkala Kahuripan 69 ke-35 yang digelar Haji Asep Wawan atau akrab disapa Haji AW/Papih AW, menjadi sorotan publik. Sosok yang dijuluki “Bapak TikToker” ini sukses menghadirkan acara penuh makna di Mekar Sederhana Raya, Jalan Curug Candung No.69, Mekarwangi, Kota Bandung, Jumat (26/9) hingga Senin (29/9/2025).

Kegiatan ini bukan sekadar pesta ulang tahun, melainkan bukti nyata komitmen Kahuripan 69 dalam pengabdian sosial. Haji AW menegaskan fokus utama mereka selama 35 tahun adalah khitanan massal dan pembagian sembako.

“Alhamdulillah, selama perjalanan ini kami sudah mengkhitan 10.800 anak yatim dan membagikan ribuan paket sembako tanpa proposal maupun bantuan pihak luar. Semuanya murni dari rezeki Allah SWT,” ungkap Haji AW.

Haji AW “Bapak TikToker” Khitan 10.800 Anak & Bagikan Ribuan Sembako

Pada September 2025, Kahuripan 69 telah mencatat khitanan untuk 800 anak serta menyalurkan 9.000 paket sembako di berbagai daerah Jawa Barat. Haji AW menegaskan kegiatan ini akan terus dijalankan dengan moto: “Berbagi dan Mengabdi”.

“Saya dulu orang miskin, pernah merasakan kekurangan. Selama hidup, saya akan terus berbagi untuk masyarakat,” ujarnya penuh haru.

Hjai Aw 002

Haji Asep Wawan atau akrab disapa Haji AW/Papih AW

35 Tahun Kahuripan 69, Meriah dengan Budaya dan Tabligh Akbar

Tak hanya aksi sosial, perayaan Milangkala ini juga kaya nuansa budaya Sunda. Ada pertunjukan Wayang Gober, Wayang Edan, pencak silat, ronggeng Karawang, hingga Wayang Golek. Acara ditutup dengan tabligh akbar bersama tiga ulama besar dari Jawa Barat.

“Kita tidak boleh melupakan budaya Sunda, itu identitas kita,” kata Haji AW.

Kehadiran Tokoh dan Artis

Kehangatan acara semakin terasa dengan hadirnya tokoh penting seperti Danpussenif Letjen TNI Iwan Setiawan, Wadan Pussenif Mayjen TNI Tatan Ardianto, serta artis dan seniman kondang. Dari pagi hari, Kang Sule, Charly Van Houten (Setia Band), hingga Doel Sumbang tampil memeriahkan suasana.

Julukan “Bapak TikToker”

Haji AW dikenal luas di media sosial. Julukan “Bapak TikToker” muncul spontan karena banyak kreator TikTok sering berkumpul di Kahuripan 69. Meski begitu, ia menolak gelar “Raja Sawer” yang kerap dilekatkan warganet.

“Itu sebutan netizen saja, saya tidak pernah mengakuinya,” tegas Haji AW.

Harapan ke Depan

Menatap tahun 2026, Haji AW bertekad memperluas jangkauan aksi sosialnya. Targetnya jelas: menambah jumlah anak yang dikhitan dan memperbanyak distribusi sembako.

“InsyaAllah tahun depan kita tingkatkan lagi jumlah anak yang dikhitan dan sembako yang dibagikan. Tidak ada target lain selain itu,” pungkasnya.

Filosofi Kahuripan 69 tetap konsisten sejak awal: “Berbagi kepada sesama, mengabdi kepada Allah SWT.”***“35 Tahun Kahuripan 69: Haji AW “Bapak TikToker” Khitan 10.800 Anak & Bagikan Ribuan Sembako”

  • Penulis: Doni
  • Editor: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less