Perayaan Natal GJAI Worlds Light Cimahi Dipimpin Pdt Jusuf Tarigan
CIMAHI, inplusnews.com, “Perayaan Natal Gabungan GJAI World’s Light Cimahi Gaungkan Kasih dari Palungan Kecil” – Perayaan Natal gabungan yang diselenggarakan GJAI World’s Light Cimahi bersama Kelas 3B dan Yayasan Terang Dunia Indonesia Harmoni berlangsung penuh sukacita dan makna rohani. Ibadah Natal ini dipimpin langsung oleh Pendeta Jusuf Tarigan, dengan mengusung pesan kuat tentang kasih dan pengorbanan yang lahir dari kesederhanaan palungan.
Dalam khotbah Natalnya yang berjudul “Dari Palungan Kecil, Allah Mengguncang Dunia”, Pdt. Jusuf Tarigan menegaskan bahwa Natal tidak dimulai dari tempat yang megah, melainkan dari palungan yang sederhana. Dari titik rendah itulah, Allah menyatakan kasih-Nya kepada manusia—terutama kepada mereka yang lemah, miskin, dan tersisih.
“Palungan mengajarkan bahwa Allah merendahkan diri dan masuk ke dalam penderitaan manusia. Tuhan memilih yang kecil untuk mengerjakan perkara besar, dan hati-Nya selalu tertuju kepada mereka yang rapuh,” ujar Pdt. Jusuf dalam khotbahnya.

Ia menjelaskan bahwa kelahiran Yesus Kristus mengguncang dunia. Kekuasaan Herodes merasa terancam, orang Majus datang dari jauh, dan para gembala—orang-orang sederhana—menjadi saksi pertama atas kelahiran Sang Juruselamat. Kasih Kristus, lanjutnya, menembus batas dosa dan memulihkan mereka yang jatuh.
Lebih jauh, Pdt. Jusuf Tarigan menyampaikan bahwa makna Natal sejati adalah pengorbanan nyata untuk menolong sesama, khususnya mereka yang lemah, miskin, sakit, dan terpinggirkan. Kasih Kristus juga mengajarkan umat untuk merangkul orang berdosa dengan kelembutan, bukan dengan penghakiman.
“Seperti lilin kecil yang mampu mengusir kegelapan, demikian pula palungan. Kasih yang sederhana, jika dilakukan dengan tulus, dapat dipakai Tuhan untuk mengubah hidup seseorang,” tuturnya.
Pesan tersebut sejalan dengan misi pelayanan GJAI, yakni menolong orang-orang yang susah dan menderita, serta membangun mezbah di setiap rumah—yang dimaknai sebagai kehidupan keluarga yang dipenuhi doa dan pujian kepada Tuhan Yesus.

Perayaan Natal gabungan ini juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan rohani, di antaranya pujian dari anak-anak Sekolah Minggu, persembahan dari Persekutuan Hadasah, lagu pujian yang dibawakan oleh Ibu Ria, serta drama Natal dari Persekutuan Hadasah yang menggambarkan kasih Kristus dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana ibadah berlangsung hangat dan penuh sukacita, sekaligus menjadi pengingat bahwa Natal bukan sekadar perayaan, melainkan panggilan untuk menghadirkan kasih Tuhan secara nyata.
“Dari palungan kecil, Allah mengguncang dunia. Dari kasih yang sederhana, Tuhan dapat menjangkau banyak hati. Itulah makna Natal yang sesungguhnya,” pungkas Pdt. Jusuf Tarigan.***“Perayaan Natal Gabungan GJAI World’s Light Cimahi Gaungkan Kasih dari Palungan Kecil”