Kepala SDN 200 Leuwipanjang Bandung Tegaskan Visi Jelas Jadi Fondasi Utama Pengembangan Sekolah
- account_circle HKS
- calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
- visibility 91
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANDUNG, inplusnews.com, “Kepala SDN 200 Leuwipanjang Bandung Tegaskan Visi Jelas Jadi Fondasi Utama Pengembangan Sekolah” – Kepala SDN 200 Leuwipanjang Kota Bandung, Engkus Kusnadi, menegaskan bahwa arah pengembangan sekolah harus berawal dari visi yang jelas. Sejak resmi memimpin pada 19 Juni 2025, ia langsung mencanangkan Program 100 Hari Kerja sebagai langkah awal menghadirkan perubahan nyata, baik dalam peningkatan sarana prasarana, kualitas guru, maupun edukasi bagi warga sekolah.
Fokus Awal Kepala SDN 200 Leuwipanjang Bandung: Lingkungan Nyaman dan Ramah Anak
Engkus menuturkan, prioritas utama program ini adalah pembenahan sarana prasarana. Ia menilai, kesan pertama masyarakat terhadap sekolah kerap muncul dari kondisi fisiknya.
“Dalam 100 hari ini, saya ingin sekolah terlihat lebih nyaman, ramah anak, dan hijau,” ujarnya.
Hingga memasuki hari ke-80, sejumlah perubahan sudah tampak. Lingkungan sekolah lebih tertata, area lapangan dibersihkan, sampah terkelola lebih baik, serta beberapa bagian sekolah dicat ulang agar terlihat segar.
Selain itu, satu ruang khusus dioptimalkan menjadi mushala representatif. Kini, siswa dapat melaksanakan salat berjamaah, bahkan salat Jumat di sekolah. Guru pun dibiasakan untuk rutin melaksanakan salat Dhuha dan membimbing anak-anak mengaji.
“Pendidikan karakter harus ditanamkan lewat teladan, bukan hanya perintah. Itu yang sedang kami biasakan,” kata Engkus.

Kepala Sekolah SDN 200 Leuwipanjang Bandung – Engkus Kusnadi
Tegaskan Visi Jelas Peningkatan Kualitas Guru Jadi Tantangan
Setelah penataan fisik, fokus program diarahkan pada peningkatan kapasitas guru. Menurut Engkus, tantangan terberat dalam tahap ini adalah mengubah kebiasaan dan pola pikir pendidik.
“Guru memiliki tugas mulia, yaitu melayani siswa dan orang tua dengan sepenuh hati. Perubahan butuh kesadaran, dan itu kami bangun pelan-pelan,” jelasnya.
Beberapa workshop guru sudah dijalankan untuk memperkuat kompetensi mengajar sesuai kebutuhan zaman. Ia berharap peningkatan kualitas SDM akan berdampak langsung pada mutu pembelajaran di sekolah.
Edukasi Orang Tua dan Visi Jangka Panjang Fondasi Utama Pengembangan Sekolah
Engkus juga menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah.
“Pendidikan berhasil jika ada sinergi antara sekolah, peserta didik, dan orang tua. Anak yang saleh lahir dari orang tua yang juga saleh, bukan hanya dari guru,” paparnya.
Ia merumuskan lima pilar visi sekolah, yakni membentuk peserta didik yang religius, berprestasi, berbudaya, berkarakter, dan berwawasan lingkungan. Pilar ini diyakini sebagai bekal menghadapi Generasi Emas Indonesia 2045.

program pengembangan sekolah SDN 200 Leuwipanjang Bandung
Kerja Sama Jadi Kunci Keberhasilan
Engkus menegaskan bahwa keberhasilan program tidak mungkin dicapai secara individu. Perlu kerja sama seluruh warga sekolah serta pengorbanan tenaga, pikiran, waktu, hingga materi.
“Kalau kita landasi dengan iman bahwa mengajar adalah ibadah, saya yakin guru-guru akan semangat untuk berubah demi kebaikan anak didik,” tutupnya.
Dengan Program 100 Hari Kerja ini, SDN 200 Leuwipanjang menargetkan terciptanya lulusan yang unggul, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi bangsa. “Kepala SDN 200 Leuwipanjang Bandung Tegaskan Visi Jelas Jadi Fondasi Utama Pengembangan Sekolah”
- Penulis: HKS
- Editor: Redaksi

