Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Wakil Wali Kota Bandung Tinjau Longsor Sukajadi, Infrastruktur Jalan Segera Diperbaiki

Wakil Wali Kota Bandung Tinjau Longsor Sukajadi, Infrastruktur Jalan Segera Diperbaiki

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
  • visibility 144
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung, inplusnews.com – Pemerintah Kota Bandung bergerak cepat merespons bencana longsor dan kerusakan jalan yang terjadi di Jalan Sarimadu, RT 01 RW 01, Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi. Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, memastikan perbaikan infrastruktur akan segera dilaksanakan guna memulihkan aktivitas warga yang terdampak.

“Mulai besok, proses perbaikan akan dilakukan langsung oleh Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABM). Jika kondisinya sudah mengancam keselamatan, kami tidak akan menunda,” ujar Erwin saat melakukan peninjauan ke lokasi terdampak, Kamis (17/7/2025).

Kunjungan tersebut turut dihadiri Kepala DSDABM, Camat Sukajadi, Lurah Sukawarna, tokoh masyarakat, serta para ketua RW setempat. Peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari laporan warga terkait longsor di sepanjang aliran sungai serta rusaknya beberapa ruas jalan yang membahayakan pengguna jalan.

Menurut Erwin, proses perbaikan akan dilakukan secara bertahap sesuai skala prioritas dan ketersediaan anggaran. Beberapa titik yang tergolong darurat akan ditangani segera melalui anggaran perubahan tahun ini, sementara titik lainnya akan diajukan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026.

“Yang membahayakan pasti kami tangani sekarang. Tapi untuk yang tidak darurat, tetap akan kami data dan rencanakan penganggarannya,” tegasnya.

Salah satu kawasan yang akan diusulkan masuk RKPD 2026 adalah daerah Curug, yang mengalami kerusakan cukup parah, meski belum masuk kategori darurat.

Dalam dialog terbuka dengan warga dan para ketua RW, juga dibahas masalah aliran air dari wilayah Sarijadi yang mengalir ke kawasan rendah di Cibeureum. Volume air yang besar saat hujan deras menyebabkan banjir di tiga RW, yakni RW 1, RW 3, dan RW 7.

“Volume air dari Sarijadi terlalu besar untuk ditampung di sini. Ini perlu penataan ulang agar warga di area rendah tidak terus jadi korban,” kata Erwin.

Warga juga menyampaikan keluhan banjir rutin yang menggenangi area sekitar SD dan Puskesmas Cibogo, yang kerap terjadi hingga tiga kali dalam setahun saat musim hujan.

Erwin menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam menyampaikan aspirasi dan laporan, termasuk camat, lurah, tokoh masyarakat, dan ketua RW.

“Pola pembangunan kita sudah berubah. Bukan lagi sektoral, tapi kolaboratif. Semua pihak harus terlibat dalam mencari solusi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa anggaran pemerintah adalah milik rakyat yang harus digunakan secara transparan dan bertanggung jawab.

“Kita bekerja untuk rakyat, menggunakan uang rakyat. Selama waktu saya memungkinkan, saya akan terus turun ke lapangan,” tambahnya.

Menutup kunjungan, Erwin meminta ketua RW untuk tetap berkoordinasi dengan DSDABM dan menyampaikan laporan atau usulan secara tertulis.

“Silakan kirim langsung ke Pak Kadis. Semua yang sudah dikerjakan dan yang belum akan kami catat dan awasi bersama,” tutupnya.

Penulis: ziz | Editor: Redaksi InplusNews.Com
Sumber: Diskominfo Kota Bandung

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less