Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosial Budaya » 1.000 Paket Harapan dari Seniman Bandung untuk Dhuafa Jelang Ramadhan

1.000 Paket Harapan dari Seniman Bandung untuk Dhuafa Jelang Ramadhan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung, inplusnews.com, – Menjelang bulan suci Ramadhan, senyum haru tampak di wajah ratusan penerima manfaat yang hadir di Hotel The Summit Siliwangi, Bandung, 23 Maret 2022. Mereka datang dengan harapan sederhana: bisa menyambut Ramadhan dengan lebih tenang.

Harapan itu dijawab oleh Komunitas Mimbar Hiburan dan Amal Bagi Dhuafa (MHABD). Di usia ke-33 tahun pengabdiannya, komunitas yang dihuni para seniman dan budayawan Kota Bandung ini kembali menyalurkan 1.000 paket bantuan untuk dhuafa dan yayasan sosial.

Bagi MHABD, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Ini adalah panggilan hati. Sejak didirikan oleh sejumlah tokoh seni seperti Hari Rusli, Djadjat Paramor, Rudi Djamil, Bimbo, dan Adjie Esa Poetra, komunitas ini konsisten menjadikan seni sebagai jembatan kepedulian sosial.

Farhan berbincang dengan panitia dan penerima manfaat dalam acara bakti sosial MHABD jelang Ramadhan di Bandung
Farhan berbincang dengan panitia dan penerima manfaat dalam acara bakti sosial MHABD jelang Ramadhan di Bandung

Sebelum pembagian bantuan dilakukan, acara diawali dengan tabligh akbar virtual bersama Ustadz Haji Tata Sukayat, M.Ag., yang mengingatkan pentingnya berbagi dan memperkuat solidaritas menjelang Ramadhan.

Ketua panitia, Ida Farida, menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan. “Kami ingin para dhuafa bisa menyambut Ramadhan dengan hati yang lebih ringan dan penuh sukacita,” ujarnya.

Tak sekadar memberikan bantuan, MHABD juga menanamkan pesan bahwa kebersamaan dan kepedulian adalah kekuatan utama masyarakat. Di tengah tantangan ekonomi, uluran tangan kecil bisa menjadi cahaya besar bagi sesama.

Ramadhan memang tentang ibadah. Namun lebih dari itu, Ramadhan adalah tentang berbagi. Dan di Bandung, para seniman telah membuktikan bahwa kepedulian bisa hadir dari panggung seni hingga ke hati masyarakat.***

  • Penulis: Admin
  • Editor: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less