Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » KDM Realisasikan Janji: Ratusan Kepala SMA, SMK, dan SLB Negeri Kini Ditempatkan Sesuai Domisili

KDM Realisasikan Janji: Ratusan Kepala SMA, SMK, dan SLB Negeri Kini Ditempatkan Sesuai Domisili

  • account_circle Doni
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung, inplusnews.com, “KDM Realisasikan Janji: Ratusan Kepala SMA, SMK, dan SLB Negeri Kini Ditempatkan Sesuai Domisili” – Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) menepati janjinya terkait rotasi dan mutasi kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Sebanyak 641 kepala SMA, SMK, dan SLB Negeri resmi dilantik dan ditempatkan di wilayah yang sesuai dengan domisili masing-masing. Langkah ini merupakan bentuk komitmen KDM dalam menciptakan birokrasi pendidikan yang lebih efisien, adil, dan berpihak pada kesejahteraan tenaga pendidik.

Acara pelantikan berlangsung di halaman Gedung Sate, Bandung, pada Rabu (29/10/2025). Dalam arahannya, KDM menegaskan bahwa penempatan kepala sekolah berdasarkan jarak tempat tinggal bukan sekadar kebijakan administratif, melainkan upaya strategis untuk memperkuat ikatan sosial dan emosional antara kepala sekolah dengan lingkungan tugasnya.

“Kebijakan ini untuk menghemat biaya transportasi sekaligus membangun kedekatan emosional. Kepala sekolah yang bekerja di daerah sekitar rumahnya akan lebih peka terhadap kondisi sekolah dan lingkungannya,” ujar KDM.

SK Tak Sesuai Domisili Akan Direvisi

KDM juga menekankan akan melakukan verifikasi ulang terhadap domisili kepala sekolah yang telah dilantik. Ia menegaskan, jika ditemukan SK yang tidak sesuai dengan domisili, maka dokumen tersebut akan dibatalkan dan direvisi.

“Walaupun SK sudah diterbitkan, kalau ternyata tidak sesuai domisili, maka akan kami revisi. Tidak ada masalah memperbaiki yang salah,” tegasnya.

KDM meminta BKD dan Disdik Jawa Barat untuk melakukan verifikasi secara objektif dan tidak hanya mengandalkan rekomendasi dari UPTD. Ia menilai, beberapa rekomendasi penempatan sebelumnya kurang akurat karena belum mempertimbangkan kondisi faktual di lapangan.

Inspeksi Langsung dan Penilaian dari Lapangan

Dalam kesempatan itu, KDM mengungkapkan bahwa dirinya tidak terlalu menyukai laporan formal yang hanya berisi angka-angka indah di atas kertas. Ia lebih memilih melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk melihat langsung kondisi nyata sekolah.

Salah satu hal pertama yang selalu ia periksa adalah toilet sekolah. Menurutnya, kebersihan toilet mencerminkan tingkat peradaban, budaya disiplin, dan karakter sekolah. Selain itu, KDM juga akan meninjau ruang kelas, area bermain, dan fasilitas pendukung lainnya.

“Kalau saya menemukan kekurangan seperti ruang toilet atau tiang bendera, saya langsung hubungi Kepala Bappeda untuk segera membantu sesuai kebutuhan. Saya ingin melihat siapa yang bekerja dengan hati dan siapa yang hanya bekerja untuk kamera,” ujarnya.

Dian Rahmawati Kepsek Sman 1 Jalancagak Kabupaten Subang

Dian Rahmawati Kepsek Sman 1 Jalancagak Kabupaten Subang

Pesan untuk Kepala Sekolah: Fokus pada Karya Nyata, Bukan Pencitraan

KDM juga menyoroti fenomena kepala sekolah yang gemar membuat konten media sosial. Ia mengingatkan agar setiap unggahan mencerminkan realitas, bukan sekadar pencitraan.

“Konten harus lahir dari pengalaman nyata, bukan dari janji atau rencana yang belum dilakukan,” pesannya.

Menurutnya, reputasi positif akan terbentuk secara alami jika seorang kepala sekolah bekerja dengan ketulusan dan menghasilkan karya nyata bagi sekolah dan siswanya.

KDM menegaskan, pemerintah akan melindungi kepala sekolah dan guru yang menjalankan tugasnya dengan baik dan berpegang pada nilai kebenaran serta keselamatan peserta didik.

“Selama mereka bekerja demi kebaikan pendidikan, saya akan berdiri di belakang mereka,” tegasnya.

Kepala Sekolah Bahagia Ditempatkan Dekat Rumah

Kebijakan ini disambut hangat oleh para kepala sekolah yang baru dilantik. Salah satunya Dian Rahmawati, Kepala SMAN 1 Jalancagak, Kabupaten Subang, yang kini bertugas tak jauh dari rumahnya.

“Saat ini, lokasinya bahkan masih berada di dalam satu lingkungan RW yang sama, dengan jarak yang terpisah hanya 300 meter. Saya bisa jalan kaki ke sekolah. Ini sangat adil, apalagi bagi perempuan agar tidak jauh dari keluarga,” ujar Dian yang sebelumnya memimpin SMAN 2 Cibarusah, Kabupaten Bekasi.

Dian mengaku bersyukur dapat kembali ke daerah asal setelah empat tahun mengabdi di Bekasi. Ia juga meninggalkan warisan berharga berupa lahan baru untuk sekolah lama yang kini siap dikembangkan oleh kepala sekolah berikutnya pada 2026.

Hal serupa disampaikan Anton Susanto, Kepala SMKN 1 Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.

“Dibutuhkan waktu dua setengah jam untuk menempuh perjalanan pulang dari sekolah pada masa itu. Sekarang hanya 10 menit. Alhamdulillah, ini sangat membantu dan membuat saya lebih fokus bekerja,” ucap Anton.

Cecep Rahmat Hidayat Kepsek Sman 1 Pasirjambu Kabupaten Bandung

Cecep Rahmat Hidayat Kepsek SMAN 1 Pasirjambu Kabupaten Bandung

Tantangan dan Harapan di Sekolah Rintisan

Sementara itu, Cecep Rahmat Hidayat, Guru BK SMAN Ciwidey, Kabupaten Bandung, mengaku terkejut ketika ditunjuk menjadi Kepala SMAN 1 Pasirjambu. Meski begitu, ia merasa bersyukur atas kepercayaan yang diberikan.

“Saya kaget sekaligus bersyukur. Prosesnya panjang, dari asesmen hingga pelantikan. Sekolah yang saya pimpin masih rintisan, menumpang di SMAN 1 Ciwidey dengan tiga kelas X. Saya berharap kami segera punya gedung sendiri,” ungkap Cecep.

Ia menambahkan, keberadaan kepala sekolah definitif diharapkan mempercepat pemenuhan fasilitas dan memperkuat identitas SMAN 1 Pasirjambu sebagai sekolah baru yang mandiri di masa depan.

Dengan kebijakan ini, Kang Dedi Mulyadi menegaskan kembali arah kebijakan pendidikan Jawa Barat: efisien, humanis, dan berpihak kepada kesejahteraan guru. Rotasi berbasis domisili bukan hanya solusi logistik, tetapi juga strategi memperkuat kualitas kepemimpinan sekolah dan kedekatan sosial antara pendidik dengan lingkungan masyarakatnya.***“KDM Realisasikan Janji: Ratusan Kepala SMA, SMK, dan SLB Negeri Kini Ditempatkan Sesuai Domisili”

  • Penulis: Doni
  • Editor: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less