Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Duka Banjaran: Polisi Evakuasi Ibu dan Dua Anak Tewas di Rumah Kontrakan Terkunci

Duka Banjaran: Polisi Evakuasi Ibu dan Dua Anak Tewas di Rumah Kontrakan Terkunci

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, inplusnews.com – Warga Kampung Cae, Desa Kiangroke, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, digemparkan oleh penemuan tiga jenazah dalam sebuah rumah kontrakan pada Jumat (5/9/2025) dini hari.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa korban adalah seorang perempuan berinisial EN (34) dan dua anaknya, AAP (9) serta AAP (11 bulan). Ketiganya pertama kali ditemukan oleh suami korban, YS, sekitar pukul 04.00 WIB saat baru kembali dari bekerja.

Menurut keterangan, YS mendapati pintu rumah terkunci dari dalam. Saat mengintip melalui ventilasi, ia melihat istrinya dalam posisi tergantung di kusen pintu kamar. Panik, ia langsung berteriak meminta pertolongan. Warga yang mendengar segera mendobrak pintu rumah dan menemukan dua anak korban sudah tidak bernyawa dengan kondisi leher terjerat tali.

Banjaran Polresta 002

Polisi Evakuasi Seorang Ibu Yang Bunuh Diri dan Jerat Leher 2 Putranya

Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Aldi Subartono, yang memimpin olah tempat kejadian perkara (TKP) menjelaskan bahwa EN ditemukan gantung diri, sementara kedua anaknya berada di ruang depan dan kamar dengan jeratan tali di leher. Kondisi pintu dan jendela rumah terkunci dari dalam, serta tidak ditemukan luka terbuka pada tubuh korban.

“Selain jasad korban, petugas juga menemukan sebuah ponsel dan selembar kertas berisi curahan hati yang ditulis korban untuk suaminya. Keduanya kini dijadikan barang bukti dalam proses penyelidikan,” jelas Kombes Hendra, Sabtu (6/9/2025).

Seluruh jenazah telah dievakuasi ke RS Sartika Asih Bandung untuk dilakukan autopsi forensik. Hingga kini, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan mendalami motif di balik tragedi ini.

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less