Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Wali Kota Farhan Ajak Alumni Haji Assalaam Perkuat Solidaritas dan Tekan Kesenjangan Sosial

Wali Kota Farhan Ajak Alumni Haji Assalaam Perkuat Solidaritas dan Tekan Kesenjangan Sosial

  • account_circle Doni
  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
  • visibility 73
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, inplusnews.com — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mendorong masyarakat, khususnya para alumni haji, untuk memperluas peran mereka dari kesalehan ritual menuju kesalehan sosial. Hal ini ditekankan Farhan sebagai upaya nyata dalam pemberdayaan warga dan penguatan kepedulian antarsesama.

Pesan tersebut disampaikan Farhan di hadapan ratusan jemaah dalam acara Halal Bihalal dan Reuni Akbar Ikatan Haji Yayasan Assalaam (Angkatan 1993-2025) yang berlangsung di Plaza Balai Kota Bandung, Minggu (5/4/2026).

Menurut Farhan, momentum silaturahmi pasca-Lebaran ini harus menjadi pijakan untuk memperkokoh komitmen sosial.

“Silaturahmi itu harus membuahkan dampak nyata pada kepedulian. Kita tidak sekadar berkumpul untuk bernostalgia, tetapi memperkuat tekad untuk saling menopang dan memberdayakan masyarakat,” tegasnya.

Refleksi Pemerintah di Tengah Warga

Farhan juga mengapresiasi penggunaan Balai Kota sebagai ruang publik untuk kegiatan masyarakat. Baginya, kehadiran warga di pusat pemerintahan merupakan pengingat penting bagi para birokrat agar tetap membumi dan tidak menciptakan jarak dengan rakyat.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan berfoto bersama Ketua Umum Yayasan Assalaam, DRS. KH. HABIB SYARIEF MUHAMMAD AL AYDRUS, dan ratusan alumni haji Assalaam dalam acara Halal Bihalal dan Reuni Akbar di Balai Kota Bandung.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan berfoto bersama Ketua Umum Yayasan Assalaam, DRS. KH. HABIB SYARIEF MUHAMMAD AL AYDRUS, dan ratusan alumni haji Assalaam dalam acara Halal Bihalal dan Reuni Akbar di Balai Kota Bandung.

Tantangan Ketimpangan Ekonomi di Kota Bandung

Meski secara makro ekonomi Kota Bandung menunjukkan performa positif, Farhan tidak menutup mata terhadap realitas sosial yang ada. Saat ini, pertumbuhan ekonomi kota berada di angka 5,29 persen dengan PDRB per kapita di atas Rp150 juta per tahun. Namun, data dari BPS Kota Bandung menunjukkan angka Gini Ratio yang mencapai 0,42, menandakan tantangan ketimpangan yang masih lebar.

Data mencatat masih ada sekitar 99.000 warga Bandung yang hidup dalam kategori miskin dan sangat miskin. “Masih ada saudara kita yang harus bertahan hidup dengan penghasilan hanya sekitar Rp60.000 per hari. Inilah tantangan besar yang harus kita jawab bersama melalui keadilan sosial,” jelasnya.

Panggilan Pemberdayaan bagi Alumni Haji

Farhan secara khusus mengajak keluarga besar Ikatan Haji Yayasan Assalaam untuk menjadi motor penggerak pemberdayaan ekonomi umat. Ia menilai kelompok ini memiliki kapasitas spiritual dan finansial yang mumpuni untuk membantu warga yang membutuhkan.

Baca Juga: Inisiatif Pemkot Bandung dalam Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

“Kita adalah golongan yang diberi kesempatan dan kemampuan oleh Allah. Mari kita gunakan kelebihan itu untuk merangkul saudara-saudara kita yang masih tertinggal. Menghadirkan keadilan sosial adalah tugas kolektif, bukan hanya beban pemerintah,” pungkasnya. (ray)***

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less