Dugaan Duplikasi Anggaran, Pemkot Bandung Tunda Pencairan Bantuan RMP Hingga 2026 Meski IPM Meningkat!
- account_circle Admin
- calendar_month Senin, 22 Sep 2025
- visibility 136
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bandung, inplusnews.com, – Pemerintah Kota Bandung menegaskan bahwa Bantuan Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) baru akan direalisasikan pada tahun 2026. Keputusan ini diambil untuk mencegah kemungkinan duplikasi anggaran dengan program Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) yang dimiliki Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bandung, Agus Slamet Firdaus, menyebutkan bahwa meski program RMP semula telah masuk APBD Perubahan 2025, Pemkot memutuskan untuk menunda pencairan.
“RMP tetap direncanakan, namun saat ini masih dalam tahap pembahasan. Kami ingin memastikan penyalurannya tidak tumpang tindih dengan bantuan lain,” ujarnya, Jumat (19/9/2025).
Terkait pencairan bantuan RMP 2025, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Bandung, Nasrullah, mengungkapkan bahwa Wali Kota Bandung telah mengadakan pertemuan dengan berbagai OPD dan pemangku kepentingan.
“Wali Kota berusaha mencari solusi untuk bantuan RMP, tetapi belum bisa menjanjikan pencairan tahun ini,” jelas Nasrullah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Gufron, menambahkan bahwa Peraturan Wali Kota Nomor 36 Tahun 2025 mengatur mekanisme penyaluran, tetapi tidak mewajibkan Pemkot Bandung menyalurkan bantuan RMP untuk tingkat SMA/SMK.
“Hal ini sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang menetapkan kewenangan Pemkot hanya pada tingkat SD dan SMP,” kata Asep.
Asep juga menegaskan bahwa tertundanya bantuan RMP tidak berdampak langsung pada kualitas pembangunan manusia di Bandung.
“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bandung justru meningkat dari 81,96 pada 2021 menjadi 82,50 di 2022, lalu 83,04 pada 2023, dan mencapai 83,75 pada 2024. Tren ini menunjukkan bahwa kualitas hidup warga terus membaik,” ujarnya.
Pemkot Bandung menyatakan akan terus mengevaluasi anggaran dan memperkuat koordinasi lintas instansi agar penyaluran bantuan pendidikan lebih tepat sasaran dan efektif. Warga diminta bersabar menunggu pencairan bantuan RMP pada 2026, sambil memastikan kebijakan yang diambil sesuai aturan dan kebutuhan pendidikan masyarakat kota.
- Penulis: Admin
- Editor: Redaksi
