Bandung Great Sale 2025 Catat 2,4 Juta Pengunjung dan Perputaran Ekonomi Rp92,6 Miliar
- account_circle Doni
- calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
- visibility 184
- comment 0 komentar
- print Cetak

BGS Jadi Magnet Wisata Belanja Di Bandung
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANDUNG, inplusnews.com, “Bandung Great Sale 2025 Catat 2,4 Juta Pengunjung dan Perputaran Ekonomi Rp92,6 Miliar” – Gelaran Bandung Great Sale (BGS) 2025 yang berlangsung pada 28 Agustus hingga 7 September 2025 sukses besar. Selama 11 hari, ajang pesta belanja tahunan itu berhasil mencatatkan perputaran ekonomi mencapai Rp92,6 miliar serta menarik lebih dari 2,48 juta pengunjung dari dalam maupun luar Kota Bandung.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, menyebut capaian tersebut sebagai bukti nyata bahwa event kolaboratif seperti BGS mampu menggerakkan berbagai sektor ekonomi, mulai dari perdagangan, pariwisata, transportasi, hingga UMKM.
“BGS bukan hanya sekadar festival diskon, tapi juga penggerak utama ekonomi lokal. Dampaknya terasa di perdagangan, pariwisata, transportasi, sampai industri kreatif,” jelas Ronny, Kamis (2/10/2025).
Magnet Wisata Belanja
Menurut data Disdagin, 1.017.591 pengunjung berasal dari luar Bandung, sementara 1.469.676 orang datang dari dalam kota. Data tersebut dihimpun melalui mitra transportasi seperti PT KAI, KCIC, Jasa Marga, Gojek, Grab, Bandros, dan Trans Metro Bandung.
Ronny menegaskan, angka kunjungan itu menunjukkan Bandung tetap menjadi tujuan utama wisata belanja di Jawa Barat. “Kehadiran BGS berdampak langsung pada okupansi hotel, restoran, hingga layanan transportasi lokal,” tambahnya.
Tahun ini, BGS digelar lebih lama dibanding sebelumnya, yakni 11 hari, dengan pembukaan di Festival Citylink Mall dan penutupan di Sumarecon Mall Bandung (Sumaba). Perpanjangan waktu terbukti meningkatkan belanja wisatawan sekaligus memperpanjang lama tinggal di Bandung.

UMKM Ikut Terangkat Lewat Pasar Kreatif
Sektor Pariwisata Mendominasi
Dari total Rp92,6 miliar perputaran ekonomi, pariwisata menyumbang terbesar yakni Rp56,8 miliar. Sektor perdagangan dan industri mencatat Rp30,9 miliar, transportasi serta distribusi BBM Rp4,29 miliar, sementara kesehatan dan pendidikan menyumbang Rp515 juta.
“Diskon di pusat perbelanjaan, clothing, UMKM, hingga kuliner mendorong wisatawan lebih lama tinggal. Hal ini mendongkrak pendapatan hotel, restoran, dan transportasi,” kata Ronny.
Puncak Bulan Belanja Bandung
BGS 2025 merupakan bagian dari rangkaian Bulan Belanja Bandung (1 Agustus–5 Oktober 2025) yang mencakup:
-
Indonesia Shopping Festival (1–24 Agustus 2025)
-
Hari Belanja Diskon Indonesia (15–31 Agustus 2025)
-
Pasar Kreatif Bandung (8 Agustus–5 Oktober 2025)
Secara keseluruhan, Bulan Belanja Bandung menghasilkan Rp101,07 miliar perputaran ekonomi, di mana BGS menjadi kontributor terbesar.
UMKM Ikut Terdorong
BGS juga memberi dampak signifikan bagi 331 pelaku UMKM yang tergabung dalam Pasar Kreatif Bandung di delapan mal Kota Bandung. “Kami ingin BGS menjadi ruang untuk UMKM mendapatkan pasar lebih luas, bukan hanya untuk pusat belanja besar,” kata Ronny.
Kolaborasi Pentahelix
Kesuksesan BGS tak lepas dari sinergi pentahelix yang melibatkan pemerintah, swasta, akademisi, komunitas, dan media. Dukungan juga datang dari APPBI, Aprindo, PHRI, hingga operator transportasi.
Ketua APPBI Jabar, Alvin B. Tjandra, menilai BGS mampu menjaga trafik belanja di luar musim liburan. Ketua Aprindo Jabar, Yudi Hartanto, menyebut BGS efektif meningkatkan daya beli masyarakat di tengah perlambatan ekonomi.
Sementara Ketua Aprindo Kota Bandung, Effrilia Ristya DM, menambahkan, 20 dari 22 anggota Aprindo ikut serta dan rata-rata mencatat kenaikan nilai belanja konsumen hingga 10 persen.
Pusat Perbelanjaan Rasakan Dampak
Beberapa mal juga merasakan lonjakan signifikan. Festival Citylink mencatat transaksi hingga Rp136 juta hanya dari program Top Spender dalam 10 hari. Sementara Sumarecon Mall Bandung melaporkan kenaikan kunjungan 20–30 persen dengan omzet tenant meningkat sekitar 20 persen.
“Kami juga memberi ruang bagi UMKM melalui booth khusus. Dampaknya terasa sekali, dan tahun depan kami berharap lebih banyak wisatawan luar kota datang,” ujar CH Tendy, Head of Marketing Sumarecon Mall Bandung.
Menuju BGS 2026
Dengan capaian tahun ini, Pemkot Bandung berkomitmen menjadikan BGS sebagai ikon wisata belanja kota kreatif. Ronny menegaskan pihaknya akan memperkuat kolaborasi lintas sektor agar gelaran BGS 2026 semakin inklusif, berkelanjutan, dan berdampak lebih besar bagi perekonomian daerah.***“Bandung Great Sale 2025 Catat 2,4 Juta Pengunjung dan Perputaran Ekonomi Rp92,6 Miliar”
- Penulis: Doni
- Editor: Redaksi
- Sumber: Diskominfo Kota Bandung
