Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menteri PPPA: Pesantren di Cirebon Jadi Benteng Moral dan Pusat SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Menteri PPPA: Pesantren di Cirebon Jadi Benteng Moral dan Pusat SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

  • account_circle SIP
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • visibility 273
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABUPATEN CIREBON, inplusnews.com, “Menteri PPPA: Pesantren di Cirebon Jadi Benteng Moral dan Pusat SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045” — Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA-RI), Arifatul Fauzi, bersama Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, dr. Siska Gerfianti, menghadiri peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Pondok Buntet Pesantren, Kabupaten Cirebon. Dalam kesempatan tersebut, keduanya menyerahkan berbagai bantuan untuk mendukung pendidikan dan kesejahteraan para santri.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat dr. Nida Rohmawati, MPH, Ketua TP-PKK Kabupaten Cirebon Nunung Roosmini, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Sophi Zulfia, Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cirebon Indra Fitriani, serta Pimpinan Pondok Pesantren Buntet KH. Aris Ni’matullah.

Rangkaian acara dimulai dengan pawai santri menuju lapangan utama pesantren sebelum upacara Hari Santri Nasional dimulai. Sekitar 1.000 santri turut memeriahkan kegiatan yang berlangsung penuh semangat dan khidmat tersebut.

Dalam sambutannya, Menteri Arifatul Fauzi menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.

Menurutnya, pesantren mengemban peran ganda, yakni tidak hanya sebagai lembaga untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga sebagai fondasi esensial dalam menempa akhlak dan memperdalam spiritualitas generasi muda.

Ia menambahkan, peringatan Hari Santri Nasional setiap 22 Oktober memiliki kaitan erat dengan semangat Resolusi Jihad yang diserukan para ulama pada 1945. Perlawanan santri dan ulama kala itu menjadi cikal bakal Hari Pahlawan Nasional yang kini dikenang setiap 10 November.
“Perjuangan ulama, kiai, dan santri adalah fondasi kemerdekaan bangsa. Nilai perjuangan itu harus terus kita wariskan,” ucapnya.

Pesantren Di Cirebon Jadi Benteng Moral Dan Pusat Sdm Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Pesantren Di Cirebon Jadi Benteng Moral Dan Pusat Sdm Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Menteri PPPA: Pesantren di Cirebon Jadi Benteng Moral dan Pusat SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Menteri PPPA menekankan bahwa semangat juang santri masa kini diteruskan melalui pembangunan sumber daya manusia unggul, dengan fokus pada pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan anak. Pemerintah pusat, kata dia, kini memberikan perhatian besar terhadap kesejahteraan anak-anak dan santri sebagai bagian dari visi besar Indonesia Emas 2045.

Beberapa program prioritas yang tengah dijalankan meliputi Sekolah Rakyat untuk memperluas akses pendidikan, pemeriksaan kesehatan gratis, serta Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar dan santri di berbagai daerah.
“Presiden memiliki perhatian besar terhadap anak-anak Indonesia. Fokus pemerintah saat ini adalah meningkatkan kualitas SDM, termasuk para santri,” ujar Arifatul.

Dalam kegiatan di Buntet Pesantren, Kementerian PPPA juga menggandeng Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang menyalurkan 1 ton ikan untuk mendukung pelaksanaan Program MBG. Selain itu, diberikan 10 beasiswa pendidikan hasil kerja sama dengan Baznas serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

Sementara itu, Kepala DP3AKB Jawa Barat dr. Siska Gerfianti turut mengapresiasi peran pesantren di Jawa Barat, khususnya di Cirebon, dalam mencetak santri yang tangguh secara akademik dan mental.
“Pesantren bukan hanya mendidik kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk karakter santri agar siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, dr. Siska menyalurkan 1.000 kacamata gratis bagi santri yang mengalami gangguan penglihatan, hasil kolaborasi dengan APSAI Jawa Barat dan TP-PKK Jawa Barat.

Acara ditutup dengan prosesi makan ikan bersama dan penampilan paduan suara santri, yang menambah khidmat suasana peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Kabupaten Cirebon.
Pesantren kembali menunjukkan perannya sebagai benteng moral bangsa dan penopang utama pembangunan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.***“Menteri PPPA: Pesantren di Cirebon Jadi Benteng Moral dan Pusat SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045”

  • Penulis: SIP
  • Editor: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less