Kang DS Luncurkan Bazaar Ramadan 1447 H dan OPM 2026, Tekan Inflasi Lewat Subsidi Sembako 50 Persen
- account_circle Admin
- calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
- visibility 81
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Bandung Kang DS Serahkan Paket Sembako Subsidi OPM 2026 Di Lapangan Upakarti
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
inplusnews.com, Kab. Bandung, – Langkah nyata dalam menjaga stabilitas ekonomi rakyat kembali dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung. Bupati Bandung, Dadang Supriatna, yang akrab disapa Kang DS, secara resmi membuka Bazaar Ramadan 1447 Hijriah sekaligus Operasi Pasar Murah (OPM) Bersubsidi Tahun 2026 di Lapangan Upakarti, Soreang, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan strategis ini bertujuan untuk memperkuat daya beli masyarakat di tengah momentum bulan suci serta memastikan ketersediaan pangan menjelang Idulfitri. Dalam pembukaan tersebut, Kang DS menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada perwakilan dari tiga wilayah, yakni Kecamatan Rancaekek, Cikancung, dan Cangkuang.
Stabilitas Harga dan Kendali Inflasi Daerah
Dalam sambutannya, Kang DS mengapresiasi kinerja seluruh perangkat daerah yang berhasil menjaga inflasi di angka 3,01 persen. Angka ini tercatat lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional dan provinsi, yang membuktikan efektivitas program-program ekonomi Pemerintah Kabupaten Bandung.
“OPM adalah instrumen vital dalam mengendalikan gejolak harga. Saya instruksikan kepada Disperdagin dan jajaran OPD untuk terus memperbanyak titik operasi pasar, terutama saat mendekati lebaran, guna melindungi daya beli warga,” tegas Bupati.
Beliau juga menambahkan bahwa peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sangat bergantung pada kesejahteraan ekonomi dan daya beli yang stabil. Oleh karena itu, sinergi dengan Kementerian Perdagangan dan instansi terkait terus diperkuat.

Subsidi Besar untuk Masyarakat dan Dukungan UMKM
Program OPM tahun ini menawarkan paket sembako premium yang terdiri dari beras 5 kg, gula 2 kg, minyak goreng 2 liter, dan terigu 1 kg. Menariknya, masyarakat mendapatkan subsidi hampir 50 persen. Dari harga normal Rp164.000, warga hanya perlu membayar Rp83.000 per paket berkat subsidi pemda sebesar Rp81.000.
Di sisi lain, kolaborasi dengan Dekranasda Kabupaten Bandung menghadirkan 144 pelaku IKM dan UMKM dalam Bazaar Ramadan yang berlangsung hingga 8 Maret 2026. Plt. Kepala Disperdagin, Dicky Anugerah, menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar transaksi jual beli, melainkan ajang promosi produk lokal unggulan agar bisa naik kelas.
Layanan Publik Terpadu di Lokasi Bazaar
Selain belanja murah, pengunjung Bazaar Ramadan juga bisa memanfaatkan berbagai layanan publik yang disediakan di lokasi, antara lain:
- Pemeriksaan kesehatan gratis.
- Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dari PTSP.
- Layanan administrasi kependudukan dan pemerintahan.
Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu mewujudkan visi Kabupaten Bandung yang lebih Bedas, maju, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.***
- Penulis: Admin
- Editor: Redaksi
- Sumber: Diskominfo Kab. Bandung

