Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Istana Negara: Presiden Prabowo Hormati Proses Hukum OTT Wamenaker Immanuel Ebenzer

Istana Negara: Presiden Prabowo Hormati Proses Hukum OTT Wamenaker Immanuel Ebenzer

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
  • visibility 146
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, inplusnew – Istana Negara akhirnya angkat bicara terkait penangkapan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenzer dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Melalui konferensi pers yang digelar di Istana Negara, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang juga bertindak sebagai juru bicara Presiden RI Prabowo Subianto, menegaskan bahwa Presiden menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan.

Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah mendapat laporan resmi mengenai OTT tersebut. Menurutnya, Presiden menegaskan pentingnya menjaga integritas dan menghindari penyalahgunaan amanah jabatan.

“Bapak Presiden sudah menerima laporan terkait hal ini. Beliau menegaskan bahwa ranah tersebut sepenuhnya ada pada proses hukum dan Presiden menghormati kewenangan KPK. Semangat kita adalah menjaga amanah dan tidak menyalahgunakannya,” ujar Prasetyo Hadi di hadapan awak media, Kamis (21/8/2025).

Mensesneg Prasetyo Hadi

Juru Bicara Istana (Mensesneg) Prasetyo Hadi

Lebih lanjut, Mensesneg menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus yang menimpa pejabat di lingkungan pemerintahan. Ia menekankan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen penuh mendukung agenda pemberantasan korupsi dan supremasi hukum.

“Kami menyatakan keprihatinan yang mendalam. Presiden menegaskan bahwa semua pejabat negara harus menjunjung tinggi amanah dan kepercayaan publik. Pemerintah tetap konsisten mendukung KPK dalam menjalankan tugasnya,” tambahnya.

Hingga kini, KPK belum merinci secara detail perkara yang menjerat Wamenaker Immanuel Ebenzer. Namun, pihak Istana memastikan bahwa tidak ada intervensi terhadap proses penyidikan yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut.

Konferensi pers tersebut menjadi pernyataan resmi pertama dari Istana Negara sejak kabar OTT Wamenaker mencuat ke publik. Pemerintah menegaskan akan terus mendorong budaya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

  • Penulis: Admin
  • Editor: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less