Presiden Prabowo: KSTI 2025 Harus Murni dari Kepentingan Politik
- account_circle Admin
- calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
- visibility 148
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bandung, inplusnews.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan pentingnya menjaga integritas Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia Tahun 2025 dari pengaruh politisasi. Menurutnya, ruang diskusi ilmiah seperti KSTI harus murni fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, sains, dan teknologi.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo usai menyampaikan pidato utama dalam pembukaan KSTI 2025 yang berlangsung di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Bandung, Kamis (7/8/2025).
Saat menjawab pertanyaan awak media terkait adanya sesi tertutup dalam konvensi tersebut, Presiden menjelaskan bahwa pendekatan itu bertujuan untuk mendorong diskusi yang lebih dalam dan bebas, tanpa kekhawatiran akan penggiringan opini atau tafsir politik yang menyimpang.
“Supaya lebih leluasa. Jangan dipelintir, jangan dipolitisasi. Ini ruang ilmiah. Kita sedang berbicara soal ilmu, sains, dan teknologi,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga menekankan bahwa forum seperti KSTI harus dijaga dari intervensi politik agar tujuan strategis dalam mempertemukan ilmuwan, akademisi, pelaku industri, dan pembuat kebijakan bisa tercapai dengan optimal.
Ia berharap konvensi ini menjadi ruang kolaborasi lintas sektor untuk melahirkan inovasi nyata yang membawa dampak besar bagi kemajuan teknologi dan pembangunan nasional.
- Penulis: Admin
- Editor: Redaksi


