Breaking News
light_mode
Beranda » Hiburan » Final MAC Singing Competition 2025: Nostalgia Musik Lawas, Semangat Tak Pernah Tua

Final MAC Singing Competition 2025: Nostalgia Musik Lawas, Semangat Tak Pernah Tua

  • account_circle Doni
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, inplusnews.com, “Final MAC Singing Competition 2025: Nostalgia Musik Lawas, Semangat Tak Pernah Tua” Suasana penuh tawa dan nostalgia mewarnai Ramayana Ballroom Hotel Preanger, Senin (10/11/2025) sore. Puluhan peserta berusia di atas 45 tahun tampil percaya diri dalam ajang Final MAC Singing Competition 2025, bagian dari gathering komunitas Middle Age Community (MAC) Ceria.
Dengan tema “Pop Indonesia Lawas, Kenangan Sepanjang Masa”, acara ini menjadi ruang ekspresi bagi para pencinta musik era keemasan untuk kembali bernyanyi dan bersilaturahmi.

Ajang Silaturahmi dan Terapi Bahagia

Ketua Penyelenggara Elly Djunjunan menjelaskan, kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi juga wadah kebersamaan dan terapi bagi anggota komunitas usia matang.

“Acara ini sebenarnya kita sebut Gathering Ajah. Setiap bulan kita rutin arisan dan silaturahmi, dan sekali atau dua kali setahun kita adakan lomba nyanyi untuk usia 45 tahun ke atas,” ujar Elly dengan senyum hangat.

Ketua Penyelenggara Elly Djunjunan Menjelaskan Kegiatan Ini Bukan Sekadar Lomba Tetapi Juga Wadah Kebersamaan Dan Terapi Bagi Anggota Komunitas Usia Matang
Ketua Penyelenggara Elly Djunjunan Menjelaskan Kegiatan Ini Bukan Sekadar Lomba Tetapi Juga Wadah Kebersamaan Dan Terapi Bagi Anggota Komunitas Usia Matang

Menurutnya, menyanyi menjadi cara sederhana untuk menjaga semangat hidup dan kesehatan di usia paruh baya.

“Nyanyi itu terapi. Kita ingin para anggota tetap bahagia, tetap aktif, dan saling dukung. Jadi yang penting bukan juara, tapi sehat dan happy,” tambahnya.

Tahun ini, MAC Singing Competition digelar dalam dua babak (08/11/2025 dan 10/11/2025). Dari 46 peserta yang ikut penyisihan, terpilih 10 finalis wanita dan 9 finalis pria untuk tampil di babak final. Mereka datang dari berbagai kota di Jawa Barat, seperti Bandung, Garut, dan Bogor.

Hilda Dari Antapani Bandung Mengaku Senang Bisa Berpartisipasi
Hilda dan Reyzha Dari Bandung Mengaku Senang Bisa Berpartisipasi.

Ajang Bergengsi di Kalangan Middle Age

Bagi sebagian peserta, ajang ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga ajang bergengsi yang selalu dinantikan.
Hilda dari Antapani, Bandung, mengaku senang bisa berpartisipasi.

“Alasannya ikut lomba karena ingin mengembangkan seni suara dengan baik. Ini kesempatan untuk belajar dan mengekspresikan diri,” katanya.

Sementara itu, Reyzha dari Gunung Batu menilai ajang ini punya keunikan tersendiri.

“MAC ini beda karena kategorinya dipisah pria dan wanita, dan usianya di atas 45 tahun. Jadi tantangannya pas, gak disatukan semua umur. Itu yang bikin saya tertarik ikut terus setiap tahun,” tuturnya.

Dewan Juri Yang Terdiri Dari Rieke Adriaty Rika Basri Rina Roslan Dan Hetty Raharjo Menilai Penampilan Peserta Berdasarkan Vokal Teknik Ekspresi Dan Penampilan
Dewan Juri Yang Terdiri Dari Rieke Adriaty Rika Basri Rina Roslan Dan Hetty Raharjo Menilai Penampilan Peserta Berdasarkan Vokal Teknik Ekspresi Dan Penampilan

Penjurian Ketat, Semangat Tinggi

Dewan juri yang terdiri dari Rieke Adriaty, Rika Basri, Rina Roslan, dan Hetty Raharjo menilai penampilan peserta berdasarkan vokal, teknik, ekspresi, dan penampilan.
Menurut Rieke Adriaty, sebagian besar peserta menunjukkan kemampuan vokal yang kuat meski dihadapkan dengan lagu-lagu berirama cepat.

“Vokal mereka bagus-bagus. Cuma karena lagunya upbeat, ada yang sedikit keteteran di tempo dan ritme. Tapi semangat mereka luar biasa,” ujarnya.
Rieke juga menilai bahwa bernyanyi di usia matang adalah salah satu bentuk terapi yang bermanfaat.
“Menyanyi itu bisa memperpanjang umur, jadi ini kegiatan yang positif sekali,” tambahnya.

Mac Singing Competition Menjadi Penutup Tahun Yang Hangat Bagi Komunitas Yang Telah Berdiri Sejak 2009 Ini 001
MAC Singing Competition 2025 Menjadi Penutup Tahun Yang Hangat Bagi Komunitas Yang Telah Berdiri Sejak 2009 Ini.

Juara dan Penutup Penuh Ceria

Di akhir acara, juri menobatkan Ayson Jaya sebagai Juara 1 kategori pria dan Evi Diana sebagai Juara 1 kategori wanita.
Keduanya berhasil memukau penonton dengan penghayatan dan karakter vokal yang kuat.

Acara dipandu dengan penuh keceriaan oleh Nuning dan Zoe, serta diwarnai suasana nostalgia yang membuat para peserta dan penonton larut dalam kenangan musik lawas Indonesia.

Menutup Tahun dengan Bahagia

MAC Singing Competition menjadi penutup tahun yang hangat bagi komunitas yang telah berdiri sejak 2009 ini. Tahun 2025, Elly menegaskan, merupakan momentum mempererat tali silaturahmi sekaligus menjaga semangat hidup sehat di usia emas.

“Yang penting bukan siapa juaranya, tapi kita semua bisa sehat dan bahagia bersama. Itu hadiah terbesar dari acara ini,” pungkas Elly.

  • Penulis: Doni
  • Editor: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less