Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hiburan » Rangga & Cinta Bikin Baper Penonton Bandung! Kisah Legendaris AADC Hidup Lagi dalam Film Musikal Modern 2025

Rangga & Cinta Bikin Baper Penonton Bandung! Kisah Legendaris AADC Hidup Lagi dalam Film Musikal Modern 2025

  • account_circle Doni
  • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
  • visibility 258
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, inplusnews.com, “Rangga & Cinta Bikin Baper Penonton Bandung! Kisah Legendaris AADC Hidup Lagi dalam Film Musikal Modern 2025”  – Suasana antusiasme terasa di XXI Paskal 23 Bandung pada Minggu sore, 5 Oktober 2025. Ratusan penggemar memadati area bioskop untuk mengikuti jumpa fans dan konferensi pers film “Rangga & Cinta”, yang dihadiri para pemain utama, sutradara Riri Riza, serta produser Mira Lesmana. Acara ini sekaligus menjadi ajang nonton bareng bersama para penggemar, usai film tersebut tayang perdana di bioskop nasional sejak 2 Oktober 2025.

Adaptasi Baru dari Ikon Film Remaja Indonesia AADC

“Rangga & Cinta” merupakan adaptasi segar dari film legendaris “Ada Apa Dengan Cinta?” (AADC) yang pernah meledak di awal 2000-an. Kali ini, kisah cinta klasik remaja itu dikemas ulang dengan sentuhan musikal dan gaya visual yang memikat.

Film ini menampilkan wajah-wajah baru: Leya Princy sebagai Cinta dan El Putra Sarira sebagai Rangga, didukung oleh Jasmine Nadya (Alya), Kyandra Sembel (Maura), Katyana Mawira (Milly), Daniella Tumiwa (Karmen), Rafly Altama (Mamet), dan Rafi Sudirman (Borne).

Disutradarai Riri Riza dan diproduseri oleh Mira Lesmana, Nicholas Saputra, serta Toto Prasetyanto, film ini juga menampilkan lagu-lagu karya Melly Goeslaw dan Anto Hoed yang telah menjadi ikon romantisme remaja Indonesia.

Nobar Di Xxi Paskal Bandung Penuh Haru Dan Nostalgia

Sesi Preskon bersama pemain utama, sutradara dan produser film Rangga dan Cinta.

Dari Jakarta 2001, Untuk Generasi Masa Kini

Mengambil latar Jakarta tahun 2001, kisah ini membawa penonton kembali ke masa ketika geng Cinta hidup di tengah semangat muda dan dinamika pertemanan SMA. Dunia Cinta yang sempurna berubah ketika ia kalah lomba puisi dari cowok misterius bernama Rangga—dan dari situlah perasaan yang rumit mulai tumbuh.

“Film ini bukan sekadar nostalgia,” ujar sutradara Riri Riza dalam sesi konferensi pers. “Kami tidak mencari sosok yang mirip Nicholas atau Dian Sastro. Kami ingin menemukan interpretasi baru—karakter yang segar dan jujur dari generasi sekarang.”

Menurut Riri, proses pencarian pemeran dilakukan secara terbuka dan panjang, bahkan menjangkau hingga luar pulau. “Elle (El Putra) datang dari Makassar. Bayangkan sejauh itu, akhirnya semesta mempertemukan kami,” tambahnya.

Proses Seleksi dan Chemistry Para Pemain

Produser dan penulis skenario Mira Lesmana mengungkapkan bahwa tantangan terbesar bukan sekadar menemukan aktor berbakat, tetapi mencari yang cocok dalam ensemble.

“Kita punya banyak bakat muda di Indonesia. Tantangannya adalah menemukan yang nyambung, punya chemistry alami,” tutur Mira.
“Saya rasa chemistry mereka luar biasa banget.”

Untuk memperkuat karakterisasi, para pemain menjalani pelatihan intensif, mulai dari acting training, vocal coach, hingga media training. Mereka juga tampil di berbagai school performance sebelum akhirnya tampil di layar lebar.

“Setiap pemain harus siap secara total,” tambah Mira. “Mereka bahkan menyanyi live dalam beberapa adegan musikal. Ini pengalaman lengkap buat mereka.”

Adaptasi Baru Dari Film Legendaris Ada Apa Dengan Cinta

Adaptasi Baru Dari Film Legendaris “Ada Apa Dengan Cinta?”

Leya dan El: Rangga & Cinta yang Baru

Bagi Leya Princy, memerankan Cinta adalah pengalaman emosional sekaligus tantangan besar.

“Dari awal aku udah tahu, ‘Oh dia Rangga, aku bakal jadi Cinta.’ Jadi rasanya kayak udah tertanam di kepala. Tapi chemistry-nya tumbuh alami,” ungkap Leya sambil tersenyum.

Sementara El Putra Sarira mengaku awalnya gugup berhadapan dengan lawan mainnya.

“Awalnya dia cerewet banget,” candanya. “Tapi makin lama, kita nyatu aja. Rasanya kayak balik ke masa SMA beneran.”

Film Musikal Modern 2025 yang Penuh Emosi

Selain membawa nostalgia, “Rangga & Cinta” juga mengusung format musikal, sesuatu yang jarang diangkat di perfilman Indonesia.

“Genre musikal sering dianggap tidak familiar, padahal Indonesia punya banyak potensi di situ,” kata Mira Lesmana. “Lagu-lagu Melly dan Anto punya kedalaman emosi yang cocok banget dengan karakter-karakter film ini.”

Film ini menampilkan sembilan lagu klasik AADC, dua lagu baru, dan satu theme song khusus. Semua elemen diramu untuk menghidupkan kembali suasana awal 2000-an dengan sentuhan sinematik modern.

Miles Films: 30 Tahun Berkarya untuk Sinema Indonesia

“Rangga & Cinta” menjadi bagian dari perjalanan panjang Miles Films, rumah produksi yang telah berdiri sejak 1995 dan dikenal lewat karya-karya seperti Petualangan Sherina, Laskar Pelangi, dan Ada Apa Dengan Cinta?.

Selama tiga dekade, Miles Films konsisten menghadirkan film berkualitas yang tidak hanya laris di pasaran tetapi juga berprestasi di festival internasional seperti Tokyo, Busan, Venice, dan Berlin.

Nobar Di Xxi Paskal Bandung Penuh Haru Dan Nostalgia 002

Nobar Di XXI Paskal 23 Bandung Penuh Haru Dan Nostalgia

Rangga & Cinta Bikin Baper Penonton Bandung!

Acara nobar di XXI Paskal 23 sore itu berlangsung meriah. Penonton menyambut setiap adegan ikonik dengan tepuk tangan dan sorakan nostalgia. Beberapa bahkan menitikkan air mata saat lagu “Ada Apa Dengan Cinta” versi baru mengalun di akhir film.

“Kami berharap film ini bisa menjembatani generasi 2000-an dengan penonton muda sekarang,” ujar Riri Riza menutup sesi wawancara. “Cinta dan Rangga adalah simbol perjalanan remaja yang universal—tentang rasa, kehilangan, dan keberanian untuk tumbuh.”

INFO FILM

Judul: Rangga & Cinta
Sutradara: Riri Riza
Produser: Mira Lesmana, Nicholas Saputra, Toto Prasetyanto
Penulis Skenario: Mira Lesmana, Titien Wattimena
Produksi: Miles Films
Genre: Drama Musikal Remaja
Tayang di Bioskop: 2 Oktober 2025

“Rangga & Cinta Bikin Baper Penonton Bandung! Kisah Legendaris AADC Hidup Lagi dalam Film Musikal Modern 2025”

***

  • Penulis: Doni
  • Editor: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less