Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bandung Nyuanki 2025: Festival Kuliner Cuanki, Riang Rakyat dan UMKM di Tengah Kota

Bandung Nyuanki 2025: Festival Kuliner Cuanki, Riang Rakyat dan UMKM di Tengah Kota

  • account_circle Rie
  • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
  • visibility 245
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung, inplusnews.com – Kota Bandung kembali menegaskan identitasnya sebagai kota kreatif lewat gelaran Bandung Nyuanki 2025, sebuah festival kuliner khas yang mengusung semangat rasa, rakyat, dan riang gembira. Acara ini berlangsung meriah di Taman Dewi Sartika, Sabtu 19 Juli 2025.

Menghadirkan ikon kuliner legendaris seperti cuanki, siomay, dan bakso, festival ini menjadi ajang kolaborasi antara masyarakat, UMKM, dan pemerintah. Tujuannya bukan hanya memanjakan lidah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan mempererat kebersamaan sosial.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, membuka acara secara langsung dan menyapa warga serta pelaku usaha. Ia mencicipi cuanki dari para UMKM binaan sambil menyampaikan bahwa cuanki bukan hanya makanan, tapi simbol budaya warga Bandung.

“Cuanki itu rasa Bandung—penuh tawa, cerita, dan kehangatan,” ujar Farhan.

Whatsapp Image 2025 07 19 At 21.34.10

Bandung Nyuanki 2025 juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung seperti olahraga pagi, pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan dan Mayapada Hospital, serta promosi produk air minum sehat dari Perumda Tirta Wening.

Puluhan pelaku UMKM kuliner ikut serta, menghadirkan variasi inovatif seperti cuanki bakar, cuanki instan, dan siomay sambal kacang pedas manis. Dukungan juga datang dari Grab, Bright Gas, Hero Line ID, dan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung.

Atmosfer penuh keceriaan terasa di seluruh area festival. Tawa anak-anak, interaksi warga, hingga aroma semerbak cuanki menegaskan bahwa Bandung punya cara khas membangun kebersamaan.

“Kami ingin Bandung Nyuanki menjadi agenda rutin di seluruh kecamatan. Supaya semua warga bisa mencicipi rasa Bandung,” tutup Farhan.

Bandung Nyuanki 2025 menjadi contoh nyata bahwa kuliner lokal bisa menjadi medium penggerak ekonomi, memperkuat identitas budaya, dan menghadirkan kebahagiaan di ruang publik kota.

  • Penulis: Rie
  • Editor: Ziz

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less