Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Hiburan » Jangan Salah, Royalti Bukan Hanya untuk Saat Ini Tetapi Bisa Diwariskan ke Anak Cucu !

Jangan Salah, Royalti Bukan Hanya untuk Saat Ini Tetapi Bisa Diwariskan ke Anak Cucu !

  • account_circle HKS
  • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
  • visibility 104
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, inplusnews.com, “Jangan Salah, Royalti Bukan Hanya untuk Saat Ini Tetapi Bisa Diwariskan ke Anak Cucu !” — Arya Wicaksana resmi dilantik sebagai Ketua DPC Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Kota Bandung. Dalam acara yang berlangsung di Pendopo Wali Kota Bandung, Arya menegaskan tekadnya untuk mengembalikan Kota Bandung sebagai barometer musik Indonesia. Pernyataan ini diperkuat Wakil Ketua PAPPRI DPC Kota Bandung, Ronny Ringgo.

Pentingnya Edukasi Royalti untuk Musisi Bandung

Pelantikan ini menyoroti isu royalti, performing right, dan mechanical right yang sering disalahpahami.
“Pelantikan malam ini sangat penting karena menyangkut isu royalti. Kami akan turun langsung mengedukasi para musisi agar tidak terjadi salah persepsi,” ujar Arya.

Bandung yang dijuluki “Gudang Artis” kini menghadapi masalah serius. Banyak kafe enggan menampilkan live music karena ketakutan soal royalti. “Banyak musisi takut membawakan lagu karya orang lain karena khawatir soal royalti. Padahal ada aturan jelas: jika dibayar di atas nominal tertentu wajib bayar royalti, di bawah itu tidak perlu,” jelas Arya, vokalis Djari Band asal Bandung.

Program Strategis: Edukasi, Produktivitas, dan Talenta Baru

Arya memaparkan tiga program utama PAPPRI Bandung:

  1. Edukasi – Memberikan pemahaman soal royalti kepada musisi dan masyarakat.

  2. Mendorong Produktivitas – Menstimulus musisi agar aktif berkarya.

  3. Mencari Bakat Baru – Membina talenta baru melalui kolaborasi dengan sekolah musik dan lembaga kursus.

Selain itu, Arya menyoroti pentingnya menghidupkan kembali festival musik besar seperti Dago Festival. Kolaborasi dengan lembaga seni dan sekolah musik diharapkan bisa melahirkan bintang baru seperti Yura Yunita.

Sekjen DPP PAPPRI Dwiki Dharmawan, Ketua DPP PAPPRI Jabar, Rd. H. Gunawan Sumadikar (Kang Gun). Berfoto bersama para Pengurus DPC PAPPRI Kota Bandung.

Sekjen DPP PAPPRI Dwiki Dharmawan, Ketua DPP PAPPRI Jabar, Rd. H. Gunawan Sumadikar (Kang Gun). Berfoto bersama para Pengurus DPC PAPPRI Kota Bandung.

Meluruskan Persepsi Tentang Royalti Lagu

“PAPPRI hadir untuk meluruskan permasalahan terkait royalti sekaligus menjadi pusat informasi. Jangan salah, royalti bukan hanya untuk saat ini tetapi bisa diwariskan ke anak cucu. Ini bukti bahwa pencipta lagu adalah profesi yang membanggakan,” tegas Arya.

Ronny Ringgo menambahkan, semua genre musik harus dirangkul, termasuk musik tradisional Sunda. “Musik adalah kreativitas yang tidak boleh dipasung,” ujarnya.

Harapan untuk Bandung sebagai Barometer Musik Indonesia

Sekjen DPP PAPPRI, Dwiki Dharmawan, yang turut hadir, menyampaikan harapan agar Bandung kembali menjadi ekosistem musik dunia. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua DPD PAPPRI Jawa Barat, Rd. H. Gunawan Sumadikar (Kang Gun). Acara juga dihadiri tokoh-tokoh musik seperti Ade Rudiana, Budi Dalton, Buddi Arab, dan dimeriahkan penampilan TIKPUL Bandung.***“Jangan Salah, Royalti Bukan Hanya untuk Saat Ini Tetapi Bisa Diwariskan ke Anak Cucu !”

  • Penulis: HKS
  • Editor: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less