280 Ruang Kelas Rusak Berat di Majalengka, Pemkab Janji Perbaikan Cepat untuk Selamatkan Proses Belajar
- account_circle Edwar Ruspendi
- calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ruang kelas rusak di Majalengka yang menunggu perbaikan untuk mendukung proses belajar siswa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAJALENGKA, Inplusnews.com, “280 Ruang Kelas Rusak Berat di Majalengka, Pemkab Janji Perbaikan Cepat untuk Selamatkan Proses Belajar” – Ratusan ruang kelas di Kabupaten Majalengka mengalami kerusakan berat dan terancam mengganggu proses belajar ribuan siswa. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka memastikan langkah cepat untuk merehabilitasi sekolah-sekolah yang rusak, meski anggaran daerah terbatas.
Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, menegaskan pihaknya terus menjalin komunikasi dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk percepatan rehabilitasi.
“Walaupun dengan keterbatasan APBD Kabupaten Majalengka, kami tetap memprioritaskan perbaikan sekolah-sekolah rusak agar kegiatan belajar anak-anak tidak terganggu,” ujarnya, Selasa (16/09/2025).
Bupati juga meminta Dinas Pendidikan Majalengka aktif memantau kondisi sekolah di lapangan dan melakukan evaluasi berkala. Ia menekankan pentingnya laporan kerusakan dari setiap sekolah agar penanganan bisa tepat sasaran dan sesuai prioritas.

Pemkab Majalengka ajukan bantuan pusat dan provinsi untuk rehabilitasi cepat demi kelancaran belajar siswa
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, H. Muhamad Umar Ma’rup, mengungkapkan, hingga saat ini tercatat sekitar 280 ruang kelas SD hingga SMP mengalami kerusakan berat.
“Kondisi ruang kelas ini cukup memprihatinkan, terutama atap yang rusak dan rawan roboh. Situasi ini jelas membahayakan siswa dan guru jika tidak segera ditangani,” jelas Umar.
Untuk tahun anggaran 2025, Pemkab Majalengka berhasil memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp30,6 miliar untuk perbaikan TK, SD, dan SMP, serta Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp15 miliar. Dana tersebut akan difokuskan pada rehabilitasi sarana dan prasarana pendidikan yang paling mendesak.
“Kami akan terus berusaha mengatasi permasalahan sarana dan prasarana sekolah secara bertahap, disesuaikan dengan ketersediaan anggaran. Fokus utama kami adalah memastikan anak-anak belajar di lingkungan yang aman dan nyaman,” tambah Umar.

Ratusan ruang kelas di Majalengka rusak berat.
Selain perbaikan atap, dana rehabilitasi juga dialokasikan untuk renovasi toilet dan sanitasi siswa, yang menjadi aspek penting dalam menunjang kesehatan dan kenyamanan di sekolah. Pemkab berharap, upaya ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Majalengka sekaligus mendukung target pemerintah pusat dalam memperkuat sektor pendidikan daerah.
Dengan langkah-langkah konkret tersebut, Pemkab Majalengka optimistis kondisi sekolah-sekolah rusak akan segera membaik. Percepatan rehabilitasi diharapkan tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga mengembalikan semangat belajar siswa.*** “280 Ruang Kelas Rusak Berat di Majalengka, Pemkab Janji Perbaikan Cepat untuk Selamatkan Proses Belajar”
- Penulis: Edwar Ruspendi
- Editor: Redaksi

