Wali Kota Farhan Ngamuk Positif: “Festival Kuliner Harus Terus Hidup! Ini Wajah Bandung yang Sesungguhnya!”
- account_circle Rie
- calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
- visibility 195
- comment 0 komentar
- print Cetak

Whatsapp Image 2025 07 20 At 15.40.57
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bandung, inplusnews.com – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyuarakan dukungannya secara lantang terhadap penyelenggaraan festival kuliner dan hiburan di Kota Bandung. Dalam acara “Bandung Nyuanki 2025” yang digelar di Taman Dewi Sartika, Minggu (20/7/2025), Farhan menegaskan bahwa festival seperti ini tidak boleh sekali lewat, tetapi harus menjadi agenda rutin.
“Event seperti ini tidak boleh selesai di sini. Harus terus bergulir. Inilah cerminan kota yang penuh semangat, kreatif, dan terbuka,” ujar Farhan saat tampil dalam talkshow santai bersama Ardan Radio.
Menurutnya, gelaran festival kuliner bukan semata hiburan atau jajanan, melainkan bagian integral dari denyut ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM.
Farhan pun tak ragu mencicipi beragam sajian khas lokal, dari mie ayam hingga cuanki. “Saya sudah mencicipi makanan di 64 negara. Tapi cuanki Bandung? Tetap juara, tidak ada tandingannya,” katanya, penuh semangat.

Ia menjelaskan bahwa acara seperti Bandung Nyuanki adalah hasil sinergi antara Pemkot Bandung dan para pelaku usaha kecil, termasuk mitra swasta. Bagi Farhan, kolaborasi ini adalah bentuk nyata dari pemberdayaan ekonomi warga.
“Ini bukan hanya acara seru-seruan. Ini adalah strategi untuk menggairahkan ekonomi lokal dan menarik wisatawan,” ucapnya.
Tak hanya kuliner, festival ini juga menyuguhkan berbagai aktivitas menarik seperti permainan interaktif, undian berhadiah, voucher dari Grab, hingga layanan kesehatan gratis yang didukung rumah sakit mitra. Farhan menyebut konsep ini sebagai bentuk pariwisata urban yang dekat dan relevan bagi semua kalangan.
“Kecil, tapi berkesan. Ini contoh wisata kota yang bisa dinikmati siapa saja—baik warga lokal maupun turis,” ujarnya.
Lebih lanjut, Farhan juga mengungkap rencana peluncuran Koperasi Merah Putih yang telah terbentuk di seluruh kelurahan di Bandung. Program tersebut akan diresmikan bersama Presiden Prabowo Subianto pada 21 Juli 2025 sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan.
“Ini bukan koperasi konvensional. Koperasi ini berbasis setoran wajib dan simpanan sukarela, untuk mendorong pertumbuhan usaha kecil dari tingkat kelurahan,” terangnya.
Wali kota yang dikenal visioner itu pun berpesan agar semangat kolaborasi dan kreasi warga Bandung terus menyala. “Bandung hidup karena warganya kreatif dan suka berbagi. Mari terus nyalakan energi kota ini lewat festival, cita rasa, dan kerja sama,” tutup Farhan.
Salah satu pengunjung, Dita—peserta Pocari Sweat Run 2025—mengaku antusias bisa menikmati lari pagi sekaligus wisata kuliner.
“Habis lari langsung jajan cuanki, mie ayam, semua khas Bandung. Seru banget! Bandung selalu punya kejutan,” katanya sambil tersenyum.
Sebagai informasi, Bandung Nyuanki 2025 berlangsung dua hari, dari Sabtu hingga Minggu, 19–20 Juli 2025. Festival ini menjadi magnet baru yang menggambarkan Bandung sebagai kota penuh warna dan cita rasa.
- Penulis: Rie
- Editor: Redaksi


