Viral! 1.000 Santri Digembleng di Siliwangi, Pangdam III Cetak “Jenderal Santri”
- account_circle Doni
- calendar_month 15 jam yang lalu
- visibility 64
- comment 0 komentar
- print Cetak

Program perdana Siliwangi Santri Camp 2026 langsung jadi sorotan, kolaborasi Pangdam III/Siliwangi dan IKAL 62 Lemhannas
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sebanyak 1.000 santri dari berbagai pondok pesantren di Jawa Barat dan Banten mengikuti kegiatan ini selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 April 2026 di Dodikjur Rindam III/Siliwangi. Mereka dibimbing oleh 50 pendamping dan 50 pelatih profesional.
Kolaborasi dengan IKAL 62 Lemhannas memperkuat kualitas program, terutama dalam penyusunan materi bela negara yang mengacu pada standar nasional. Peserta mendapatkan pelatihan kepemimpinan, pembinaan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI), serta penguatan wawasan kebangsaan berbasis nilai keislaman.
Koordinator Media SSC 2026, Sulhan, menyebutkan bahwa kegiatan ini dirancang dengan pendekatan edukatif, humanis, dan religius.
“Santri adalah aset bangsa. Melalui program ini, kami ingin menanamkan semangat bela negara sejak dini agar mereka siap menjadi garda terdepan Indonesia,” katanya.

Ribuan santri mengikuti pelatihan bela negara dalam program Siliwangi Santri Camp 2026
Berbagai rangkaian kegiatan turut memeriahkan program ini, mulai dari pembinaan mental dan spiritual, outbound, pengajian, hingga apel kebangsaan yang ditutup dengan deklarasi “Siliwangi Santri Bela Negara – Kader KKRI”.
Di akhir kegiatan, seluruh peserta akan mendapatkan sertifikat bela negara sebagai bentuk apresiasi sekaligus bekal masa depan.
Program ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan unsur Forkopimda Jawa Barat, yang menilai kegiatan ini sebagai langkah penting dalam memperkuat karakter generasi muda di tengah tantangan global.
Siliwangi Santri Camp 2026 diharapkan menjadi model pembinaan nasional yang mampu melahirkan generasi santri unggul, tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara.***
- Penulis: Doni
- Editor: Redaksi


Saat ini belum ada komentar