Sinergi Ekonomi dan Pertahanan: Jenderal Santri Bekali Pengusaha Muda HIPMI Jabar Wawasan Kebangsaan
- account_circle doni eot
- calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANDUNG, inplusnews.com — Kodam III/Siliwangi mendorong para pengusaha muda untuk tidak hanya fokus pada profit, tetapi juga menjadi pilar strategis dalam menjaga stabilitas dan ketahanan nasional. Pesan ini disampaikan oleh Irdam III/Siliwangi, Brigadir Jenderal TNI Nurul Yakin, S.E., M.M., M.A., M.Han., saat mengisi materi dalam Diklatda HIPMI Jawa Barat di Aula Daan Mogot, Pusdikif Bandung, Sabtu (9/5/2026).
Mewakili Pangdam III/Siliwangi, yang lebih dikenal “jenderal Santri” Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., Irdam III/Siliwangi – Brigjen TNI Nurul Yakin memaparkan materi bertajuk “Transformasi Peran Pengusaha dalam Sistem Pertahanan Semesta”. Acara ini dihadiri oleh jajaran petinggi BPD HIPMI Jawa Barat, termasuk Ketua Umum Radityo Egi Pratama dan Sekretaris Umum Akhmad Zulfikar Priyatna.
Jenderal Santri: Pengusaha Sebagai Kekuatan Strategis Nasional
Dalam paparannya, Brigjen TNI Nurul Yakin menekankan bahwa di era globalisasi yang kompleks, dunia usaha memiliki peran krusial dalam menciptakan kemandirian ekonomi yang mendukung pertahanan negara.
- Integrasi Ekonomi dan Keamanan: Ekonomi yang kokoh merupakan fondasi bagi pertahanan yang kuat, sementara keamanan yang stabil adalah prasyarat bagi pertumbuhan dunia usaha.
- Kekuatan Adaptif: Pengusaha muda Jawa Barat dituntut untuk inovatif, memiliki integritas, dan tetap menjaga jati diri bangsa di tengah pesatnya teknologi.
- Karakter Kebangsaan: Generasi muda wajib memiliki disiplin dan wawasan kebangsaan yang tinggi agar tidak kehilangan orientasi nasionalisme.

Kolaborasi Kodam III/Siliwangi dan HIPMI Jabar
Diklatda HIPMI Jawa Barat kali ini bertujuan mengasah jiwa kepemimpinan yang visioner sekaligus menanamkan nilai bela negara bagi para anggotanya. Forum ini juga membuka peluang kemitraan strategis antara unsur militer dan pengusaha, seperti:
- Pemberdayaan UMKM: Memanfaatkan jaringan koperasi Kodam III/Siliwangi untuk memperluas pasar usaha lokal.
- Stabilitas Wilayah: Menjaga ketahanan ekonomi daerah sebagai bagian dari menjaga keamanan Jawa Barat.
- Filantropi Strategis: Kerja sama dalam aksi sosial kemasyarakatan di berbagai wilayah.
Brigjen TNI Nurul Yakin menegaskan komitmen Kodam III/Siliwangi dalam mendukung ekosistem kewirausahaan yang sehat. “Pengusaha yang sukses secara bisnis dan memiliki jiwa nasionalis yang kuat akan menjadi fondasi penting bagi ketahanan nasional Indonesia,” tutupnya di hadapan para peserta yang antusias.***
- Penulis: doni eot

Saat ini belum ada komentar