Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pesantren Kreatif Pejuang Husnul Khatimah: Semangat Menuntut Ilmu di Usia Senja

Pesantren Kreatif Pejuang Husnul Khatimah: Semangat Menuntut Ilmu di Usia Senja

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
  • visibility 163
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung, inplusnews.com,- Pemerintah Kota Bandung memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Pesantren Kreatif Pejuang Husnul Khatimah, dengan harapan program ini dapat menjangkau seluruh kecamatan di Kota Bandung.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, saat menghadiri Wisuda Pejuang Husnul Khatimah Angkatan II di Masjid Atlas, Babakan Surabaya, Kecamatan Kiaracondong, pada Sabtu (9/8/2025).

Mengusung tema “Menjadi Tua dalam Taqwa, Menuju Husnul Khatimah yang Dirindukan Surga”, kegiatan ini diikuti oleh 72 peserta yang terdiri dari 13 pria dan 59 wanita. Selama empat bulan, para peserta mengikuti 14 kali pertemuan yang berfokus pada pembelajaran hafalan Juz 30, dimulai dari Surah An-Naba hingga Surah An-Nas.

Pesantren Lansia Bandung: Belajar di Usia Senja 002
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, saat menghadiri Wisuda Pejuang Husnul Khatimah Angkatan II di Masjid Atlas

Erwin menyampaikan apresiasi mendalam terhadap semangat para peserta yang tetap gigih menuntut ilmu di usia lanjut. Ia menegaskan bahwa menuntut ilmu adalah kewajiban setiap muslim dan menjadi salah satu jalan menuju surga.

“Saya kagum melihat Bapak dan Ibu yang tetap istikamah, bahkan selalu hadir Salat Subuh di masjid dan mengajak keluarga. Usia bukanlah penghalang untuk terus belajar,” ungkap Erwin.

Lebih lanjut, Erwin mengungkapkan rencana Pemkot Bandung untuk memasukkan program pesantren bagi lansia ke dalam program unggulan Bandung Utama. Ia juga membagikan pengalamannya membantu peserta pesantren di Lengkong yang mengalami kesulitan biaya, termasuk menutup kekurangan pembayaran hingga Rp7 juta.

“Saat ini masih ada tunggakan Rp10 juta. Insyaallah saya akan membantu Rp5 juta. Pemkot Bandung harus hadir memberikan dukungan nyata sesuai visi Bandung UTAMA yang unggul,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Ustaz Wawan, mengaku bangga karena seluruh peserta mampu menyelesaikan program tanpa ada yang mengundurkan diri. Ia menargetkan program ini dapat menjangkau 50 kecamatan dengan capaian 4.500 lulusan setiap tahun. Dalam lima tahun ke depan, ditargetkan akan lahir 22.000 alumni.

“Pendaftaran untuk angkatan ketiga dibuka Agustus ini dengan kuota 100 peserta. Pada September mendatang, kami akan membuka empat titik pembelajaran baru di Kota Bandung,” jelas Ustaz Wawan.

Dengan antusiasme peserta dan dukungan pemerintah, Pesantren Kreatif Pejuang Husnul Khatimah diharapkan dapat menjadi wadah pembelajaran yang memberdayakan umat, menginspirasi, dan mempererat ukhuwah di kalangan masyarakat.

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less