Bandung Utama Open 2025, Lahirkan Generasi Emas Olahraga Aquatik
- account_circle Admin
- calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
- visibility 121
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bandung Utama Open 2025
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANDUNG, inplusnews.com – Pemerintah Kota Bandung terus mendorong lahirnya atlet muda potensial melalui ajang Bandung Utama Open 2025, sebuah kejuaraan renang dan polo air terbuka yang digelar di Kolam Renang Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Sabtu (6/9/2025). Sedikitnya 700 atlet usia dini ambil bagian dalam kejuaraan ini.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa kompetisi kelompok umur bukan hanya sekadar lomba, melainkan bagian dari investasi jangka panjang untuk pembinaan prestasi.
“Pencapaian anak-anak tidak berhenti di sini. Kita bicara bagaimana prospek mereka 10 sampai 20 tahun ke depan,” ujarnya.

Pembinaan usia dini atlet renang
Selain cabang renang dan polo air, ajang Bandung Utama Open 2025 juga akan diramaikan dengan kompetisi lain seperti catur cepat tingkat SD hingga SMA serta turnamen sepak bola pelajar. Farhan memastikan Pemkot Bandung akan terus mendukung penyelenggaraan kejuaraan usia dini.
“Untuk event besar, sementara kita sesuaikan dengan arahan pemerintah pusat. Namun pertandingan pelajar dan kelompok umur seperti ini tetap digelar. Ini ruang penting untuk menemukan bibit unggul atlet Bandung,” jelasnya.
Farhan menekankan, penyelenggaraan Bandung Utama Open 2025 adalah bagian dari strategi besar dalam membangun kejayaan olahraga Kota Bandung.
“Kami ingin mengembalikan supremasi Bandung di cabang aquatik Jawa Barat, sekaligus menjadikannya basis pengembangan prestasi menuju Indonesia Emas 2045,” ucapnya.

Supremasi olahraga aquatik Jawa Barat
Ia menambahkan, Bandung memiliki modal kuat untuk mendukung pembinaan olahraga, terutama dengan keberadaan sport science di kampus-kampus besar seperti ITB dan UPI.
“Tidak masuk akal jika pada 2045 Bandung tidak melahirkan atlet hebat. Karena itu, kita mulai pembinaan sejak sekarang,” tegas Farhan.
Lebih jauh, ia berharap ajang seperti Bandung Utama Open mampu melahirkan generasi baru yang membawa Kota Bandung berjaya dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar.
“Targetnya, pada 2026 kita rebut gelar juara umum, dan 2030 kita pertahankan,” kata Farhan penuh optimisme.
Selain pembinaan, Farhan juga menyinggung pentingnya apresiasi bagi para atlet. Namun, ia mengingatkan bahwa penghargaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.
“Apresiasi akan selalu diberikan. Tapi cabang olahraga juga harus aktif menggelar event yang bisa mengangkat prestasi anak-anak. Itu buah dari kerja keras, bukan hasil instan,” tutupnya.
- Penulis: Admin
- Editor: Redaksi
- Sumber: Diskominfo Kota Bandung


