Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Keagamaan » Urgensi Ruang Ibadah di Kawasan Si Jalak Harupat: Menilik Peran Strategis Masjid Nur Alif di Usia Satu Tahun

Urgensi Ruang Ibadah di Kawasan Si Jalak Harupat: Menilik Peran Strategis Masjid Nur Alif di Usia Satu Tahun

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • visibility 104
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABUPATEN BANDUNG, inplusnews.com, “Urgensi Ruang Ibadah di Kawasan Si Jalak Harupat: Menilik Peran Strategis Masjid Nur Alif di Usia Satu Tahun” – Kawasan Stadion Si Jalak Harupat tidak hanya menjadi pusat gravitasi olahraga dan kegiatan massa di Kabupaten Bandung, tetapi juga memunculkan tantangan tersendiri terkait ketersediaan fasilitas penunjang. Salah satu yang paling krusial adalah kebutuhan sarana ibadah yang representatif saat digelarnya acara besar (gelaran besar).

Menjawab kebutuhan tersebut, Masjid Nur Alif Jalak Harupat kini genap berusia satu tahun. Di balik bangunan yang terus bersolek, masjid ini memegang peranan vital sebagai satu-satunya “oase” spiritual bagi ribuan pengunjung, atlet, hingga penonton yang memadati kawasan tersebut, khususnya pada hari Jumat.

Prasoni Agung, Tokoh Pendiri Mesjid Nur Alif, Peringatan Satu Tahun Masjid Nur Alif Dengan Dukungan Pemkab Bandung
Prasoni Agung, Tokoh Pendiri Mesjid Nur Alif, Peringatan Satu Tahun Masjid Nur Alif Dengan Dukungan Pemkab Bandung

Dilema Kapasitas: Dari 5 ke 500 Jamaah

Tokoh Pendiri Masjid Nur Alif, Prasoni Agung, mengungkapkan dinamika unik yang dihadapi pengelola. Jika pada hari biasa (salat Subuh) jamaah hanya terdiri dari 4 hingga 5 warga lokal, angka ini melonjak drastis saat memasuki waktu salat Jumat.

“Secara rutin, jamaah Jumat minimal mencapai 350 orang. Namun, saat ada acara atau pertandingan di Jalak Harupat, kapasitas 500 orang di dalam masjid seringkali tidak lagi mencukupi. Jamaah bisa membludak melebihi kapasitas yang ada,” ujar Prasoni.

Lonjakan ini menunjukkan bahwa keberadaan masjid jami di area tersebut bukan sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan mendasar bagi publik yang beraktivitas di stadion kebanggaan warga Bandung ini.

Menuju Fasilitas yang Lebih Representatif

Meskipun saat ini kondisi masjid sudah jauh lebih nyaman dengan fasilitas karpet yang memadai dan adanya layanan ambulans gratis, tantangan ruang masih menjadi pekerjaan rumah besar. Target utama DKM saat ini adalah percepatan pembangunan lantai dua.

“Kami mendedikasikan masjid ini untuk menopang kegiatan di Jalak Harupat. Harapan kami, lantai dua bisa segera tuntas sehingga saat ada event besar, jamaah bisa beribadah dengan lebih khusyuk dan nyaman tanpa harus berdesakan,” tambah Prasoni.

Penyerahan Bantuan Simbolis Untuk Masjid Nur Alif Oleh Pemkab Bandung
Penyerahan Bantuan Simbolis Untuk Masjid Nur Alif Oleh Pemkab Bandung

Dukungan Pemerintah Kabupaten Bandung

Pentingnya peran Masjid Nur Alif mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bandung. Dalam peringatan milangkala pertama ini, Asisten Kesra Dr. Erwin Rinaldi hadir memberikan dukungan melalui penyerahan bantuan secara simbolis.

Dukungan ini diharapkan menjadi stimulan agar Masjid Nur Alif dapat segera meningkatkan daya tampungnya, mengingat posisinya yang strategis sebagai wajah pelayanan publik di sektor keagamaan di kawasan olahraga internasional tersebut.***“Urgensi Ruang Ibadah di Kawasan Si Jalak Harupat: Menilik Peran Strategis Masjid Nur Alif di Usia Satu Tahun” .

  • Penulis: Admin
  • Editor: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less