Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » TNI/POLRI » TNI dan ADF Buka Fase Kedua Latihan Gabungan Bhakti Kanyini Ausindo 2025 di Lebak

TNI dan ADF Buka Fase Kedua Latihan Gabungan Bhakti Kanyini Ausindo 2025 di Lebak

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • visibility 277
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LEBAK, BANTEN, inplusnews.com, “TNI dan ADF Buka Fase Kedua Latihan Gabungan Bhakti Kanyini Ausindo 2025 di Lebak” – Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama Australian Defence Force (ADF) resmi memulai fase kedua Field Training Exercise (FTX) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama Terpadu (Latgabmapad) Bhakti Kanyini Ausindo 2025. Latihan ini berlangsung pada 27–30 Oktober 2025 di wilayah Lebak Selatan, Provinsi Banten.

Kegiatan dibuka melalui upacara militer di Lapangan Dagul, Bayah, yang dipimpin oleh Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Edi Saputra, S.I.P., M.Han., Senin (27/10/2025).

Fokus pada Interoperabilitas dan Kemanusiaan

Fase latihan lapangan ini menitikberatkan pada peningkatan interoperabilitas, komunikasi lintas institusi, serta koordinasi terpadu antara TNI dan ADF. Melalui skenario simulasi penanggulangan bencana, kedua angkatan bersenjata dilatih untuk bekerja di bawah satu sistem komando terpadu guna memperkuat kecepatan, ketepatan, serta sinergi dalam menjalankan operasi kemanusiaan.

Brigjen Edi Saputra menegaskan, kegiatan tersebut mencerminkan komitmen TNI sebagai kekuatan profesional yang siap menghadapi berbagai tantangan global dengan semangat kemanusiaan.

“Latihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis prajurit, tetapi juga menumbuhkan empati, rasa saling menghormati, dan saling percaya antara TNI dan ADF,” ujar Danrem.

Tni Dan Adf Gelar Latgabmapad Di Banten Perkuat Sinergi Kemanusiaan

TNI dan ADF Gelar Latgabmapad di Banten, Perkuat Sinergi Kemanusiaan

Ia menambahkan, latihan ini menggambarkan tekad TNI untuk selalu hadir bagi rakyat dan menjadi bagian dari solusi dalam berbagai situasi kemanusiaan.

“Indonesia dan Australia berdiri berdampingan dalam semangat persahabatan, bekerja bersama untuk menciptakan dunia yang tangguh dan damai,” tambahnya.

Simbol Kemitraan Strategis Indonesia–Australia

Latihan Bhakti Kanyini Ausindo 2025 menjadi simbol nyata kemitraan strategis antara TNI dan ADF dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana, sekaligus mempererat hubungan kemanusiaan di kawasan Indo-Pasifik.

Nama Bhakti Kanyini, yang berarti pengabdian tulus, mencerminkan nilai solidaritas dan kepedulian lintas batas negara. Melalui latihan ini, TNI menegaskan bahwa kekuatan militer tidak hanya diukur dari kemampuan tempur, tetapi juga dari kesiapan melindungi dan membantu masyarakat ketika terjadi bencana alam.

Kolaborasi Multi-Sektor dan Dukungan Internasional

Latihan gabungan ini turut dihadiri oleh pengamat militer dari Amerika Serikat dan Timor-Leste, serta melibatkan sejumlah lembaga nasional seperti BNPB, BPBD, BASARNAS, POLRI, dan PMI. Kehadiran berbagai unsur ini menegaskan semangat kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ketangguhan nasional dalam menghadapi situasi darurat dan kemanusiaan.

Dengan semangat Bhakti Kanyini, TNI dan ADF menunjukkan bahwa kerja sama pertahanan dapat menjadi kekuatan untuk menjaga perdamaian dan membantu sesama tanpa memandang batas negara.***“TNI dan ADF Buka Fase Kedua Latihan Gabungan Bhakti Kanyini Ausindo 2025 di Lebak”

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less