Gotong Royong Siang Malam, TMMD Kodim 0624 Bandung Rampungkan 551 Meter Jalan di Cipelah Rancabali
- account_circle Admin
- calendar_month Senin, 16 Feb 2026
- visibility 76
- comment 0 komentar
- print Cetak

Satgas TMMD Kodim 0624 Bersama Warga Mengecor Jalan 551 Meter Di Desa Cipelah Rancabali
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bandung, inplusnews.com, “Gotong Royong Siang Malam, TMMD Kodim 0624 Bandung Rampungkan 551 Meter Jalan di Cipelah Rancabali” – Program TMMD Reguler ke-127 yang digelar Kodim 0624/Kabupaten Bandung di Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, menunjukkan progres signifikan. Hingga 16 Februari 2026, pengecoran jalan telah mencapai 551 meter dari total target 900 meter di Kampung Babakan Simpang, Gunung Leutik.
Pembangunan infrastruktur melalui program TMMD 127 ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat akses pembangunan desa, khususnya di wilayah selatan Kabupaten Bandung.
Progres TMMD 127 di Rancabali Capai 551 Meter
Komandan Kodim 0624/Kabupaten Bandung, Letkol Kav Samto Betah, menyampaikan bahwa capaian 551 meter pengecoran jalan merupakan hasil kerja keras Satgas TMMD bersama warga Desa Cipelah.
Menurutnya, progres tersebut menjadi indikator kuat bahwa target penyelesaian 900 meter jalan beton optimistis dapat tercapai tepat waktu.
“Beliau menegaskan bahwa proyek ini melampaui pembangunan infrastruktur fisik; ini adalah upaya menciptakan jejaring konektivitas sekaligus mengukuhkan ikatan emosional antara prajurit TNI dan masyarakat.”
Sinergi TNI dan Warga Jadi Kekuatan Utama
Keberhasilan TMMD Kodim 0624 Bandung tidak terlepas dari partisipasi aktif masyarakat. Warga Cipelah terlibat langsung dalam proses perataan badan jalan, pemasangan bekesting, hingga membantu distribusi material.
Gotong royong dilakukan sejak pagi hingga malam hari. Semangat kebersamaan tersebut mempercepat pengerjaan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan.
“Antusiasme warga menjadi energi utama dalam pelaksanaan TMMD 127 di Rancabali. Mereka bekerja tanpa mengenal lelah demi akses jalan yang lebih baik,” tambah Letkol Samto.
Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Gunung Leutik
Jalan beton yang dibangun melalui program TMMD 127 ini diproyeksikan menjadi jalur vital bagi masyarakat Gunung Leutik. Selama ini, akses yang terbatas menjadi kendala distribusi hasil pertanian dan mobilitas warga.
Dengan meningkatnya kualitas infrastruktur desa, aktivitas ekonomi diharapkan tumbuh lebih cepat. Petani dapat mengangkut hasil panen dengan lebih efisien, sementara anak-anak sekolah memperoleh akses perjalanan yang lebih aman dan nyaman.
Pembangunan jalan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan di Kabupaten Bandung, terutama di wilayah yang memiliki tantangan geografis seperti Rancabali.

Dandim Apresiasi Manajemen Lapangan dan Tekankan Safety
Dalam kesempatan tersebut, Letkol Kav Samto Betah juga mengapresiasi kepemimpinan Kapten Inf Supriadi selaku Danramil 2424/Ciwidey yang memimpin personel di lapangan.
Ia menilai medan Rancabali yang memiliki kontur menantang dan kondisi cuaca tidak menentu membutuhkan manajemen kerja yang disiplin dan terukur.
“Mengelola ritme kerja fisik di medan seperti ini membutuhkan ketahanan mental dan fisik yang prima. Progres lebih dari setengah kilometer menunjukkan koordinasi berjalan efektif,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya keselamatan kerja, terutama saat pengecoran dilakukan hingga malam hari. Seluruh personel Satgas TMMD diminta menjaga stamina dan tetap mengedepankan faktor keamanan agar target 100 persen dapat dicapai sesuai jadwal.
Program TMMD Reguler ke-127 di Desa Cipelah menjadi bukti bahwa kolaborasi TNI dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan nyata. Dengan progres 551 meter jalan beton yang telah terselesaikan, harapan baru bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan warga Rancabali semakin terbuka lebar.***“Gotong Royong Siang Malam, TMMD Kodim 0624 Bandung Rampungkan 551 Meter Jalan di Cipelah Rancabali”.
- Penulis: Admin
- Editor: Redaksi


