Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » TNI/POLRI » Duta Besar Iran Hadiri Aksi FPN di Jakarta: Desak Ketegasan Presiden Terkait Gugurnya 3 Prajurit TNI

Duta Besar Iran Hadiri Aksi FPN di Jakarta: Desak Ketegasan Presiden Terkait Gugurnya 3 Prajurit TNI

  • account_circle Doni
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, inplusnews.com – Gelombang solidaritas menyelimuti kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (5/4/2026). Sejumlah massa yang bergabung dalam Free Palestine Network (FPN) menggelar aksi simpatik untuk mendoakan sekaligus memberikan penghormatan terakhir kepada tiga prajurit TNI gugur dalam tugas di Lebanon akibat serangan Israel.

Kehadiran Mengejutkan Duta Besar Iran

Suasana aksi semakin menarik perhatian publik ketika Duta Besar Iran, Mohammad Boroujerdi, tampak hadir di tengah massa. Beliau menyempatkan diri berfoto bersama para aktivis sebagai bentuk dukungan moral terhadap aspirasi yang disuarakan. Kehadiran diplomat senior ini mempertegas hubungan diplomatik dan kesamaan visi terkait isu kemanusiaan di Timur Tengah.

Massa membentangkan spanduk raksasa sepanjang 6 meter yang berisi pesan menohok bagi pemerintah, salah satunya menuntut agar Indonesia bersikap lebih tegas terhadap Zionisme.

Alarm Keras bagi Kebijakan Luar Negeri RI

Sekretaris Jenderal FPN, Furqan AMC, menegaskan bahwa kematian tiga personel TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian UNIFIL harus menjadi peringatan serius bagi Presiden Prabowo Subianto.

“Gugurnya prajurit kita adalah alarm agar Presiden mengembalikan marwah kebijakan luar negeri Indonesia yang progresif dan berani melawan penjajahan, sesuai amanat UUD 1945,” tegas Furqan di lokasi aksi.

Furqan menyentil narasi anti-imperialisme yang sering disampaikan Presiden di berbagai forum internasional. Menurutnya, publik masih menanti tindakan nyata pemerintah terhadap pelanggaran hukum humaniter internasional yang dilakukan oleh pihak agresor.

Sekretaris Jenderal FPN Furqan AMC Menegaskan Bahwa Kematian Tiga Personel TNI Yang Tergabung Dalam Pasukan Perdamaian UNIFIL Harus Menjadi Peringatan Serius Bagi Presiden Prabowo

Sekretaris Jenderal FPN Furqan AMC Menegaskan Bahwa Kematian Tiga Personel TNI Yang Tergabung Dalam Pasukan Perdamaian UNIFIL Harus Menjadi Peringatan Serius Bagi Presiden Prabowo

Tuntutan Evaluasi Strategis

Aktivis angkatan ’98 ini juga menyampaikan beberapa poin tuntutan penting kepada pemerintah, termasuk meminta evaluasi menyeluruh terhadap keamanan kontingen TNI di luar negeri. Ia mendesak pemerintah untuk tidak terjebak dalam skema diplomasi yang justru melucuti kedaulatan bangsa-bangsa yang tengah berjuang.

Identitas Patriot yang Gugur

Peristiwa tragis di Lebanon tersebut merenggut nyawa tiga personel terbaik TNI:

  • Prakas Farizal Rhomadhon (Gugur akibat serangan mortir).

  • Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan (Gugur akibat ranjau di jalur patroli).

Aksi serupa juga dilaporkan berlangsung serentak di berbagai kota besar di Indonesia, mempertegas bahwa duka ini adalah duka nasional yang memerlukan respon diplomatik tingkat tinggi.***

  • Penulis: Doni
  • Editor: Redaksi
  • Sumber: FPN

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less