Kemendukbangga Jabar: Program Quick Wins 2025 Buktikan Dampak Nyata, Angka Stunting Turun ke 15,9 Persen
- account_circle SIP
- calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
- visibility 278
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kemendukbangga Jabar Ungkap Program Quick Wins 2025 Berhasil Turunkan Stunting
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KABUPATEN BANDUNG, inplusnews.com, “Kemendukbangga Jabar: Program Quick Wins 2025 Buktikan Dampak Nyata, Angka Stunting Turun ke 15,9 Persen” — Setahun pelaksanaan Program Quick Wins dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bangga Kencana 2025, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan evaluasi capaian serta tindak lanjut program di Grand Sunshine, Soreang, Selasa (14/10/2025). Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN, Prof. Budi Setiyono, beserta jajaran OPD KB dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat.
Capaian Nyata: Stunting Turun Jadi 15,9 Persen
Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Jawa Barat, Dr. Dadi Ahmad Roswandi, M.Si., melaporkan bahwa program Quick Wins telah memberikan hasil nyata di lapangan, salah satunya dengan penurunan angka stunting menjadi 15,9 persen.
“Kami terus bersinergi lintas sektor dalam upaya menekan angka stunting. Selain itu, kami juga berinovasi agar layanan lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Dadi.
Ia menambahkan, capaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras bersama di tengah tantangan implementasi program di lapangan. Evaluasi ini, lanjutnya, bukan sekadar menilai angka, tetapi juga menjadi refleksi dan pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program di masa mendatang.
Pemprov Jabar Dorong Kolaborasi dan Optimalisasi DAK
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menegaskan bahwa Pemprov Jabar berkomitmen memperkuat koordinasi lintas sektor serta pemanfaatan DAK Bangga Kencana secara optimal.
“Saya berharap seluruh jajaran OPD KB dapat memperkuat koordinasi dengan BPKAD dan instansi lain. Optimalisasi aplikasi Morena, pemanfaatan APBD, serta peningkatan sarana prasarana menjadi kunci keberlanjutan program,” jelasnya.
Menurut Erwan, kolaborasi lintas sektor harus dijaga dengan semangat pelayanan publik. Tujuannya adalah membangun keluarga Jawa Barat yang tangguh, berdaya, dan sejahtera.

Pemprov Jabar Dorong Kolaborasi Dan Optimalisasi DAK
Kebijakan Nasional: Bonus Demografi Jadi Tantangan Bersama
Di tingkat nasional, Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN Prof. Budi Setiyono menyoroti pentingnya konvergensi kebijakan lintas sektor dalam pembangunan kependudukan menuju Indonesia Emas 2045.
“Bonus demografi adalah peluang besar sekaligus tantangan serius. Saat ini, 17,45 persen usia produktif masih menganggur, sementara 59,11 persen bekerja di sektor informal tanpa jaminan sosial,” ungkap Budi.
Ia menekankan bahwa pembangunan kependudukan tidak hanya berbicara soal kelahiran dan kematian, melainkan juga peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga.
“Negara maju adalah negara yang menjamin warganya hidup layak melalui sistem jaminan sosial yang kuat—memastikan kebutuhan dasar seperti pangan, papan, kesehatan, dan pendidikan terpenuhi,” tambahnya.
Arah Pembangunan: Peta Jalan Kependudukan 2025–2045
Budi juga menjelaskan bahwa Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) sebagai bagian dari Desain Besar Pembangunan Kependudukan (DBPK) 2025–2045 menjadi panduan utama dalam menjaga keseimbangan antara kuantitas, kualitas, dan persebaran penduduk.
“Kebijakan kependudukan harus berbasis data, berorientasi pada kesejahteraan sosial, dan dijalankan dengan tata kelola yang adaptif serta kolaboratif lintas sektor,” pungkasnya.
Apresiasi untuk Daerah Berprestasi
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi daerah, Kemendukbangga/BKKBN memberikan 34 piagam penghargaan kepada OPD KB kabupaten/kota yang berkontribusi aktif dalam pelaksanaan Program Quick Wins dan Bangga Kencana di Jawa Barat.
Evaluasi tahunan ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi seluruh pihak untuk mewujudkan keluarga berkualitas, tangguh, dan sejahtera dalam rangka mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.***“Kemendukbangga Jabar: Program Quick Wins 2025 Buktikan Dampak Nyata, Angka Stunting Turun ke 15,9 Persen”
- Penulis: SIP
- Editor: Redaksi


