Jejak Karier Mayjen TNI Kosasih, Pangdam III/Siliwangi: Dari Kopassus hingga Istana Negara
- account_circle Admin
- calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
- visibility 284
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bandung, inplusnews.com — Tongkat kepemimpinan Komando Daerah Militer (Kodam) III/Siliwangi kini berada di tangan Mayjen TNI Kosasih. Secara resmi menjabat sebagai Pangdam III/Siliwangi sejak 31 Juli 2025, perwira tinggi yang lahir pada 2 April 1971 ini memiliki riwayat tugas yang sangat panjang, dimulai dari pasukan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus) hingga peran penting di lingkungan Istana Negara.
Awal Perjalanan dari Baret Merah
Lulus dari Akademi Militer (Akmil) pada tahun 1993, karier Kosasih langsung diwarnai tantangan. Ia memulai sebagai Perwira Pertama Infanteri sebelum kemudian bergabung dengan Grup 1 Kopassus. Di pasukan baret merah, ia membangun reputasinya dengan memimpin berbagai unit, mulai dari Komandan Unit hingga Komandan Kompi. Dedikasinya membawa ia mengemban tugas sebagai Kepala Seksi Personel dan Perwira Personel di markas Kopassus pada awal tahun 2000-an.
Mengawal Presiden dan Mengabdi di Aceh
Karier Mayor Jenderal TNI Kosasih mengambil jalur baru yang signifikan pada tahun 2002. Saat berpangkat mayor, ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Komandan Detasemen Pengamanan Khusus di Grup B Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Setelah lima tahun mengabdikan diri untuk mengawal keselamatan kepala negara, tugasnya beralih ke Kodam Iskandar Muda di Aceh. Di sana, ia dipercaya memimpin Batalyon Infanteri 112/Dharma Jaya, selain mengemban sejumlah posisi strategis lainnya, termasuk sebagai Kepala Seksi Operasi di Korem 012/Teuku Umar.

Mayjen TNI Kosasih, S.E. & Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E., M.Si., CHRMP.
Tugas di Berbagai Lintas Komando
Pengalaman Kosasih tidak hanya terbatas di pasukan tempur. Mayjen Kosasih tidak hanya berkutat di medan tempur. Kariernya juga mencakup berbagai peran strategis, seperti saat ia dipercaya menjadi Wakil Inspektur Kopassus dan Kepala Departemen di Akademi Militer. Jenderal bintang dua ini juga sempat mengabdi di Kodam XVI/Pattimura dan terlibat dalam misi non-tempur Ekspedisi NKRI 2014 untuk wilayah Maluku dan Maluku Utara.
Peran Sentral di Kemenhan dan Istana
Kariernya semakin meroket saat ia menjabat di lingkungan pemerintahan. Di samping itu, Kosasih juga pernah menempati beberapa posisi strategis lain. Kariernya mencakup peran sebagai Sekretaris Lembaga Sesko TNI dan Staf Ahli Menteri Pertahanan, sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Komandan Korem 062/Tarumanegara, sebuah satuan teritorial di bawah Kodam III/Siliwangi. Puncaknya, pada tahun 2024, ia mengemban amanah sebagai Sekretaris Militer Presiden, sebuah posisi yang sangat vital, sebelum akhirnya kembali ke “Tanah Pasundan” untuk memimpin Kodam III/Siliwangi.
Penghargaan dan Tugas di Tanah Pasundan
Berbagai penghargaan dan tanda jasa, seperti Bintang Kartika Eka Paksi Nararya dan Satyalancana Kesetiaan, menjadi bukti pengabdiannya yang tak pernah padam. Kini, sebagai Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal Kosasih memimpin komando teritorial yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas Jawa Barat dan Banten. Dengan rekam jejaknya yang teruji di Kopassus hingga lingkungan kepresidenan, ia diharapkan dapat membawa kepemimpinan yang tegas dan adaptif dalam menghadapi dinamika keamanan di wilayah strategis ini.
- Penulis: Admin
- Editor: Redaksi


