Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hiburan » FORWAN Indonesia Jalin Silaturahmi ke Kementerian Kebudayaan, Bahas Kolaborasi Perfilman dan Musik Nasional

FORWAN Indonesia Jalin Silaturahmi ke Kementerian Kebudayaan, Bahas Kolaborasi Perfilman dan Musik Nasional

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
  • visibility 302
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, inplusnews.com, “FORWAN Indonesia Jalin Silaturahmi ke Kementerian Kebudayaan, Bahas Kolaborasi Perfilman dan Musik Nasional” — Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia terus memperluas jejaring kemitraan strategisnya. Usai melakukan audiensi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif, organisasi ini kembali melanjutkan safari kunjungan ke Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.


Pertemuan berlangsung di Gedung E, Kompleks Kementerian Kebudayaan, Senayan, Jakarta, pada Senin (6/10/2025) dan diterima langsung oleh Direktur Perfilman, Musik, dan Seni, Dr. Saifullah Agam.

Perkenalkan Pengurus Baru dan Arah Program Kerja

Kunjungan tersebut dimanfaatkan FORWAN untuk memperkenalkan susunan kepengurusan periode 2025–2029 sekaligus menjelaskan arah dan fokus kegiatan organisasi selama satu tahun ke depan.

Ketua Umum FORWAN, Sutrisno Buyil, menuturkan bahwa audiensi ini menjadi langkah awal membangun komunikasi aktif dengan kementerian.
“Sebagai pengurus baru, kami ingin menjalin hubungan langsung dengan para pemangku kebijakan, memperkenalkan struktur organisasi, serta menyampaikan rancangan program kerja. Apalagi, Bapak Direktur juga sempat membuka Mubes II FORWAN beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Buyil menegaskan, FORWAN siap mendukung program pemerintah melalui kegiatan yang relevan dengan dunia hiburan dan kebudayaan.
“Kami ingin mendorong kolaborasi yang nyata dan berdampak bagi insan perfilman, musik, dan seni di Indonesia,” tambahnya.

Kementerian Apresiasi Kiprah FORWAN

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Saifullah Agam menyampaikan apresiasinya terhadap langkah FORWAN yang secara aktif membangun sinergi lintas lembaga.
“Kami membutuhkan mitra seperti FORWAN yang punya gagasan segar dan komitmen untuk mengembangkan ekosistem kebudayaan nasional,” kata Saifullah.

Ia menilai beberapa kegiatan yang digagas FORWAN memiliki nilai positif, seperti Anugerah Kartini Musik dan Film serta Diskusi Perempuan Hebat di Industri Musik dan Film.
“Gagasannya orisinal dan sejalan dengan semangat pelestarian budaya yang kami dorong,” imbuhnya.

Saifullah juga menegaskan, pihaknya akan menelaah dan mempertimbangkan berbagai ide kerja sama yang diajukan agar selaras dengan kebijakan serta rencana strategis kementerian.

Dukungan dari Dewan Kehormatan FORWAN

Audiensi ini turut dihadiri oleh sejumlah anggota Dewan Kehormatan FORWAN, di antaranya Ratna Listy, Yatti Surachman, dan desainer Nina Nugroho, serta Safrul Riza Yudhistara (Panglima Langit) sebagai Dewan Penasehat.

Dalam penyampaiannya, Ratna Listy berharap kolaborasi antara FORWAN dan Kementerian Kebudayaan dapat semakin intensif.
“Kerja sama yang sudah terjalin baik perlu terus dijaga agar menghasilkan kegiatan yang memberi dampak positif dan kebanggaan bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Yatti Surachman menyoroti pentingnya menjaga kekayaan budaya lokal.
“Kami berharap Kementerian Kebudayaan semakin memperkuat pelestarian budaya Indonesia agar tidak hilang atau diambil oleh bangsa lain,” tuturnya.

Nina Nugroho menambahkan pentingnya menciptakan program kreatif yang tidak hanya bersifat seremoni, tetapi juga berkelanjutan.
Adapun Safrul Riza Yudhistara menilai hubungan yang didasari rasa saling percaya akan memperkuat produktivitas bersama.
“Selama ada kepercayaan dan saling dukung, karya besar akan terus lahir,” ujarnya.

Tujuh Agenda Strategis FORWAN 2025

Dalam forum tersebut, FORWAN memaparkan tujuh agenda utama yang siap dijalankan dalam satu tahun ke depan, yakni:

  1. Diskusi “Perempuan Hebat di Industri Musik dan Film Indonesia” dalam rangka Hari Ibu (22 Desember).

  2. Diskusi publik untuk memperjuangkan pengakuan Musik Dangdut oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia.

  3. Diskusi pelestarian musik tradisional Betawi, Gambang Kromong.

  4. Diskusi tentang eksistensi Musik Tanjidor.

  5. Kegiatan Flashmob Tari Topeng dengan melibatkan 5.000 penari.

  6. Penyelenggaraan Anugerah Kartini Musik dan Film Jilid II.

  7. Konser budaya bertema Cap Go Meh.

Pengurus yang Hadir

Audiensi ini dihadiri oleh jajaran pengurus inti FORWAN, antara lain:

  • Sutrisno Buyil (Ketua Umum)

  • Ali Amran (Sekretaris Jenderal)

  • Andre Dahlan (Ketua Harian)

  • Romi Syahril (Bidang Kaderisasi)

  • Asrul Arief (Bidang Sosial)

  • Wahyu Purwadi (Bidang Humas)
    beserta anggota Dewan Kehormatan dan Dewan Penasehat lainnya.

Perkuat Sinergi untuk Industri Kreatif Nasional

Pertemuan ini menjadi langkah konkret FORWAN dalam membangun kemitraan berkelanjutan dengan instansi pemerintah. Melalui kolaborasi lintas sektor, FORWAN bertekad memperkuat peran media hiburan dalam mendukung industri kreatif yang inklusif, berbudaya, dan berdaya saing global.***“FORWAN Indonesia Jalin Silaturahmi ke Kementerian Kebudayaan, Bahas Kolaborasi Perfilman dan Musik Nasional”

  • Penulis: Admin
  • Editor: Redaksi
  • Sumber: Forwan

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less