Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosial Budaya » Eyang Memet Tegaskan Kaderisasi dan Pemeliharaan Kunci Pelestarian Keanekaragaman Hayati di Pasirjambu

Eyang Memet Tegaskan Kaderisasi dan Pemeliharaan Kunci Pelestarian Keanekaragaman Hayati di Pasirjambu

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kabupaten Bandung, inplusnews.com, – Komitmen menjaga kelestarian alam di kawasan Blok Malaberes, Desa Mekarsari, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung kembali ditegaskan oleh Eyang Memet dari Yayasan Panata Giri Raharja, Sabtu (14/2/2025).

Komitmen Pelestarian Hayati di Blok Malaberes

Dalam keterangannya, ia menekankan bahwa pelestarian keanekaragaman hayati tidak bisa berhenti pada kegiatan penanaman pohon semata. Menurutnya, gerakan penghijauan harus dibarengi dengan sistem kaderisasi yang kuat agar muncul generasi penjaga lingkungan yang konsisten dan berkelanjutan.

Blok Malaberes dinilai memiliki potensi ekologis yang penting untuk dijaga. Karena itu, pendekatan pelestarian harus dilakukan secara terstruktur dan berkesinambungan, bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

Reforestasi Harus Disertai Pemeliharaan dan Monitoring

Ia menjelaskan, reforestasi merupakan proses jangka panjang. Setelah penanaman bibit dilakukan, tahap pemeliharaan hingga monitoring dan evaluasi (monev) menjadi faktor penentu keberhasilan.

Tanpa pengawasan rutin, bibit yang ditanam berisiko tidak tumbuh optimal. Oleh sebab itu, sistem evaluasi berkala perlu diterapkan untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan sesuai harapan dan memberikan dampak ekologis nyata bagi wilayah Pasirjambu.

Eyang Memet Tegaskan Kaderisasi dan Pemeliharaan Kunci Pelestarian Keanekaragaman Hayati di Pasirjambu
Eyang Memet Tegaskan Kaderisasi dan Pemeliharaan Kunci Pelestarian Keanekaragaman Hayati di Pasirjambu

Karakter Building dan Spirit Lingkungan dalam Program MBG

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya pembangunan karakter (character building) serta transformasi nilai dan spirit kepedulian lingkungan. Upaya tersebut, katanya, harus berjalan seiring dengan program Menanam Bibit Gratis (MBG).

Menurutnya, program MBG tidak boleh dimaknai sebatas pembagian bibit, melainkan harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan pembinaan, tanggung jawab, dan komitmen jangka panjang.

Dengan kaderisasi yang terencana, pemeliharaan berkelanjutan, serta monitoring yang konsisten, pelestarian keanekaragaman hayati di Pasirjambu diyakini dapat berlangsung lebih efektif dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.***

  • Penulis: Admin
  • Editor: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less