Bunda PAUD Kabupaten Bandung Dorong Wajib Prasekolah Satu Tahun untuk Optimalkan Masa Emas Anak
- account_circle admin
- calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
- visibility 100
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kab. Bandung, inplusnews.com,- Pemerintah terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pendidikan terbaik sejak usia dini. Salah satu kebijakan strategis yang kini menjadi sorotan adalah Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah, yang merupakan bagian dari Program Wajib Belajar 13 Tahun sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2025–2029.
Di Kabupaten Bandung, Bunda PAUD Emma Dety Permanawati mengajak seluruh elemen pendidikan anak usia dini—terutama para Bunda PAUD di kecamatan dan desa—untuk aktif menyosialisasikan kebijakan ini ke masyarakat.
“Kita sedang berada di fase emas perkembangan anak. Pendidikan satu tahun sebelum masuk SD menjadi sangat krusial untuk membangun fondasi kemampuan mereka,” kata Emma saat pelantikan Bunda PAUD tingkat kecamatan dan kelurahan di Gedung Moch Toha, Soreang, pada Senin (4/8/2025).
Emma menekankan bahwa pelaksanaan pendidikan prasekolah ini dirancang secara terpadu, melalui pengelolaan PAUD dan SD dalam satu lokasi dan satu sistem. Hal ini bertujuan untuk memudahkan proses transisi anak menuju jenjang pendidikan dasar yang lebih siap dan menyenangkan.

“Saya mendorong agar seluruh ASN PAUD bersama Bunda PAUD di wilayahnya melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Apakah masih ada anak usia dini yang belum masuk PAUD? Karena saat ini Angka Partisipasi Sekolah (APS) PAUD di Kabupaten Bandung baru mencapai 61,41 persen. Ini harus kita dorong naik,” ujarnya.
Emma juga menyoroti pentingnya pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di satuan PAUD, demi mendukung kelayakan dan kenyamanan proses belajar mengajar sesuai standar yang berlaku.
Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan PAUD merupakan bagian penting dalam menyambut masa golden age anak.
“PAUD lahir dari semangat dan swadaya masyarakat yang ingin memberikan pendidikan lebih baik untuk anak-anak mereka. Kini, pemerintah mengambil peran lebih besar agar program ini terus berkembang hingga menjangkau seluruh pelosok desa,” tutur Bupati yang akrab disapa Kang DS itu.
Ia juga menyampaikan selamat kepada para Bunda PAUD yang baru dilantik, seraya berharap peran mereka dapat mengakselerasi peningkatan kualitas PAUD di Kabupaten Bandung.
“Semoga kehadiran Bunda PAUD bisa menjadi garda terdepan dalam memaksimalkan potensi anak di masa emas mereka,” tandasnya.
- Penulis: admin


