Beras Cuma Rp11.000/Kg! Kapolda Jabar Gelar Pangan Murah untuk Ribuan Warga
- account_circle Admin
- calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
- visibility 120
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANDUNG, inplusnews.com – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., mengumumkan program Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan di Mapolda Jabar sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat berpenghasilan rendah. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Tenis Mapolda Jabar mulai Rabu (13/8/2025) hingga Minggu (17/8/2025).
Gerakan Pangan Murah di Mapolda Jabar
Menurut Kapolda Jabar, kegiatan ini tidak hanya dibuka untuk komunitas khusus, tetapi juga untuk masyarakat umum. Sejumlah kelompok yang diundang antara lain komunitas ojek online, perwakilan pesantren, dan petugas kebersihan lingkungan. Semua penerima manfaat berasal dari kalangan berpenghasilan menengah ke bawah.
“Kegiatan ini akan terus berjalan hingga 17 Agustus dan diharapkan bisa membantu meringankan beban hidup warga,” ujar Irjen Pol. Rudi Setiawan.

Gerakan Pangan Murah
Harga Beras Rp11 Ribu/Kg dan Komoditas Lain
Dalam program ini, beras dijual seharga Rp11.000 per kilogram, jauh di bawah harga eceran tertinggi. Setiap warga bisa membeli maksimal 10 kilogram beras dengan total harga Rp110.000.
Tak hanya beras, berbagai kebutuhan pokok lain juga dijual dengan harga terjangkau, seperti:
-
Gula pasir
-
Tepung terigu
-
Minyak goreng
-
Telur ayam
Semua produk ini dijual langsung di lokasi dengan stok yang disiapkan setiap hari.
Target 1.000 Warga per Hari
Pihak penyelenggara menargetkan 1.000 orang dapat dilayani setiap harinya. Sistem pembelian juga dibuat tertib dan bergiliran agar semua warga yang datang memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan barang dengan harga murah.
Harapan Kapolda Jabar untuk Masyarakat
Kapolda Jabar berharap program ini tidak hanya menjadi solusi sementara di tengah mahalnya harga sembako, tetapi juga dapat memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Ini adalah bentuk pengabdian dan kepedulian Polri. Kami ingin hadir langsung memberikan manfaat yang dirasakan oleh warga,” ungkapnya.
- Penulis: Admin
- Editor: Redaksi


